Berita Daerah

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Staff TU MTsN 7 Majalengka Ikuti Bincang Asyik Aset Negara

Jatitujuh (KEMENAG) — Staff Tata Usaha Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Majalengka mengikuti kegiatan Bincang Asyik Aset Negara (Bisikan) yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Cirebon, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi para pengelola aset negara, khususnya operator Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) di lingkungan madrasah negeri.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P. Kim.; Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag.; Kepala KPKNL Cirebon, Budi Prayitno, S.H., M.M.; serta para operator SIMAN pada madrasah negeri di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.

Melalui kegiatan Bisikan, peserta memperoleh penguatan mengenai pentingnya pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengelolaan aset yang baik dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi serta optimalisasi pelayanan publik di lingkungan madrasah.

Staff Tata Usaha MTsN 7 Majalengka, Rukmana, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat yang sangat penting bagi pengelola administrasi dan aset di madrasah. Menurutnya, pengelolaan aset negara tidak hanya berkaitan dengan pencatatan barang, tetapi juga membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan pemahaman terhadap regulasi.

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

“Kegiatan Bisikan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengelola administrasi di madrasah. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai tata kelola aset negara, khususnya dalam penggunaan dan pengelolaan SIMAN. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal di MTsN 7 Majalengka sehingga administrasi aset semakin tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Rukmana.

Rukmana menambahkan, pengelolaan aset yang tertib merupakan bagian dari upaya mendukung tata kelola madrasah yang profesional. Dengan administrasi yang baik, keberadaan dan kondisi aset dapat terdata secara jelas sehingga memudahkan proses pemantauan, pemeliharaan, serta pelaporan.

“Sebagai bagian dari tenaga kependidikan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan ketelitian dan kedisiplinan dalam pengelolaan aset. Kami juga akan berupaya menerapkan hasil kegiatan ini dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tambahnya.

Kegiatan Bisikan diharapkan tidak berhenti sebagai forum berbagi informasi, tetapi mampu mendorong peningkatan kualitas pengelolaan BMN pada seluruh madrasah negeri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka. Sinergi antara Kementerian Agama dan KPKNL Cirebon menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan aset negara yang tertib administrasi, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Bagi MTsN 7 Majalengka, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat tata kelola administrasi madrasah, sejalan dengan semangat mewujudkan madrasah yang disiplin, berakhlak mulia, dan berprestasi.

MTsN 13 Majalengka Ikuti OMI, Asah Potensi Akademik dan Semangat Berprestasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *