Cingambul (KEMENAG) — Kementerian Agama Kabupaten Majalengka bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Cirebon melaksanakan kegiatan Bincang Asyik Aset Negara (BISIKAN), Selasa (8/9/2026), di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman sekaligus mengembangkan kompetensi dalam tata kelola Barang Milik Negara (BMN).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P. Kim., Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., Kepala KPKNL Cirebon, Budi Prayitno, S.H., M.M., serta para operator Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN) pada madrasah negeri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Keikutsertaan para operator SIMAN dalam kegiatan BISIKAN diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan BMN, mulai dari aspek administrasi, pencatatan, pemanfaatan, hingga pertanggungjawaban aset. Pemahaman yang baik dinilai penting agar pengelolaan aset negara dapat dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam amanatnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya pengelolaan BMN yang dilakukan secara baik, benar, tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan. BMN yang dikelola dengan baik, menurutnya, merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban dalam menjaga aset negara.
“Pengelolaan BMN harus dilakukan dengan baik dan benar. Karena aset yang kita kelola merupakan milik negara, maka harus dipastikan administrasinya tertib, pemanfaatannya jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Salah satu peserta kegiatan, Imam Nurhaliman, Staf TU sekaligus operator SIMAN MTsN 11 Majalengka, menyambut baik pelaksanaan BISIKAN. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi para operator untuk menambah wawasan dan memperdalam pemahaman mengenai tata kelola BMN, khususnya dalam menjalankan tugas administrasi aset di satuan kerja.
Imam menilai materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut relevan dengan tugas operator SIMAN di madrasah. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan dan penatausahaan BMN di MTsN 11 Majalengka sehingga administrasi aset menjadi semakin tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan BISIKAN, Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dan KPKNL Cirebon mendorong peningkatan kompetensi para pengelola BMN agar mampu menjalankan tugas secara profesional. Pengelolaan aset negara yang tertib dan akuntabel diharapkan dapat mendukung efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus menjaga kepercayaan terhadap pengelolaan kekayaan negara.
Kontributor: Riyan Mardiyana


Komentar