Berita Daerah

Cegah Tawuran dan Komunitas Ilegal, MTsN 7 Majalengka Perkuat Pembinaan Murid Laki-Laki

Jatitujuh (KEMENAG) — Dalam upaya mencegah terjadinya kenakalan remaja, khususnya tawuran dan keterlibatan dalam komunitas atau kelompok yang tidak sesuai dengan ketentuan, Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan bersama Pembina OSIS MTsN 7 Majalengka melaksanakan pembinaan khusus bagi murid laki-laki, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan pembinaan tersebut bertempat di Ruang Aula MTsN 7 Majalengka dan diikuti oleh murid laki-laki. Pembinaan menjadi bagian dari langkah preventif madrasah dalam membangun kesadaran murid agar mampu menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta menjauhi berbagai bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun nama baik madrasah.

Dalam kegiatan tersebut, murid diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kedisiplinan, etika pergaulan, serta tanggung jawab sebagai pelajar. Para murid juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan teman atau kelompok yang berpotensi mengarah pada tindakan kekerasan, tawuran, maupun aktivitas komunitas yang tidak memiliki tujuan positif dan tidak sesuai dengan aturan.

Wakamad Kesiswaan MTsN 7 Majalengka, Drs. Abd. Aziz Hidayat, menegaskan bahwa pembinaan dilakukan sebagai bentuk kepedulian madrasah terhadap perkembangan karakter dan masa depan para murid.

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada anak-anak bahwa menjaga diri dan memilih pergaulan yang baik merupakan tanggung jawab bersama. Jangan sampai mereka terpengaruh ajakan yang dapat mengarah pada tawuran, kekerasan, atau bergabung dengan komunitas yang ilegal dan tidak memberikan manfaat. Masa depan mereka masih panjang, sehingga harus dijaga dengan perilaku yang positif,” ungkapnya.

Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja tidak cukup hanya dilakukan ketika terjadi masalah. Madrasah perlu melakukan pembinaan secara berkelanjutan dengan memberikan edukasi, pendampingan, serta membangun komunikasi yang baik antara madrasah, murid, dan orang tua.

Pertemuan DWP Kemenag Majalengka: Kakankemenag Ingatkan Budaya Kerja dan Peran Strategis Istri ASN

“Pembinaan ini bukan untuk menakut-nakuti murid, tetapi untuk membangun kesadaran. Kami berharap mereka mampu membedakan mana pergaulan yang positif dan mana yang dapat membawa dampak buruk. Jadilah pelajar yang disiplin, berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu menjaga nama baik madrasah,” tambahnya.

Pembina OSIS turut memberikan penguatan kepada murid agar kegiatan dan aktivitas di luar madrasah tetap diarahkan pada hal-hal yang produktif. Murid didorong untuk menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan akademik maupun ekstrakurikuler yang tersedia di madrasah.

Melalui pembinaan tersebut, MTsN 7 Majalengka berharap tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif. Madrasah juga berkomitmen untuk terus memperkuat pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Kontributor: Suratman

Kemenag Majalengka dan KPKNL Cirebon Gelar BiSikAN, Tepis Stigma Kerumitan Penghapusan Aset Negara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *