Jatiwangi (Kemenag) — Peserta didik kelas IX E MTsN 2 Majalengka mengikuti praktik mata pelajaran Informatika di Laboratorium Komputer madrasah, Senin (7/9/2026). Dipandu guru Informatika, Didin Rohidin, S.Sos.I., M.Pd., para siswa mempraktikkan penggunaan Google Classroom sebagai bagian dari pembelajaran tentang internet.
Pembelajaran berlangsung secara langsung menggunakan perangkat komputer yang tersedia di laboratorium. Pola praktik dipilih agar materi yang sebelumnya dipahami secara konseptual dapat segera diterapkan oleh peserta didik melalui pengalaman menggunakan teknologi digital.
Dalam praktik tersebut, peserta didik diperkenalkan pada Google Classroom sebagai salah satu platform yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Guru memberikan panduan mengenai tahapan penggunaan platform, kemudian siswa mengikuti instruksi dan mencoba secara langsung pada perangkat masing-masing.
Suasana pembelajaran di laboratorium memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan teknologi. Mereka tidak sekadar menerima penjelasan mengenai fungsi dan pemanfaatan platform digital, tetapi juga mencoba menjalankan setiap tahapan yang diberikan dalam proses pembelajaran.
Didin Rohidin mendampingi peserta didik selama praktik berlangsung. Pendampingan tersebut dilakukan agar setiap siswa dapat mengikuti langkah-langkah penggunaan Google Classroom dengan baik serta memahami keterkaitan antara materi Informatika dan penerapannya dalam kegiatan belajar.
Praktik semacam ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran Informatika karena keterampilan digital tidak cukup diperoleh melalui penjelasan teori. Peserta didik perlu mendapatkan kesempatan untuk mencoba, menemukan kendala, mengikuti petunjuk, dan menyelesaikan tahapan penggunaan teknologi secara langsung.
Melalui penggunaan Google Classroom, siswa juga mulai mengenal pola pembelajaran yang memanfaatkan ruang digital. Platform tersebut dapat menjadi sarana untuk mengakses aktivitas pembelajaran secara lebih terstruktur, sekaligus memperkenalkan peserta didik pada cara menggunakan teknologi sebagai bagian dari proses akademik.
Bagi peserta didik kelas IX, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk menghadapi kebutuhan pembelajaran yang semakin dekat dengan pemanfaatan teknologi. Kemampuan mengoperasikan perangkat komputer dan menggunakan platform digital secara tepat merupakan keterampilan yang semakin dibutuhkan, baik untuk kegiatan akademik maupun aktivitas sehari-hari.
Pembelajaran Informatika di laboratorium juga memberikan ruang bagi guru untuk mengamati kemampuan peserta didik ketika berhadapan langsung dengan perangkat dan aplikasi. Dari proses praktik, siswa dapat belajar mengikuti instruksi secara mandiri sekaligus memperoleh pendampingan ketika mengalami kesulitan.
Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tidak berhenti pada kemampuan menggunakan aplikasi. Peserta didik juga perlu memahami bagaimana teknologi digunakan secara tepat dan produktif. Karena itu, praktik Informatika menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan menggunakan perangkat digital sebagai alat untuk belajar, mencari informasi, dan menyelesaikan tugas secara bertanggung jawab.
Kegiatan praktik di Laboratorium Komputer MTsN 2 Majalengka tersebut berlangsung dengan pendampingan guru mata pelajaran. Peserta didik mengikuti proses pembelajaran dengan mencoba langsung materi yang diberikan, sehingga pembelajaran internet dan Google Classroom memiliki pengalaman praktis yang lebih dekat dengan kebutuhan mereka.
Pembelajaran berbasis praktik diharapkan terus memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Dengan semakin terbiasa menggunakan teknologi dalam konteks pendidikan, siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan digital sekaligus membangun kemandirian dalam memanfaatkan teknologi secara tepat, produktif, dan bertanggung jawab.
editor: D.Win


Komentar