Majalengka (KEMENAG) — Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Majalengka menggelar Workshop Pembelajaran Bahasa Arab bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) se-Kabupaten Majalengka di Gedung Nyi Rambut Kasih Majalengka, Minggu (6/9/2026). Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kompetensi pendidik serta memperkuat tata kelola kelembagaan pendidikan keagamaan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si., Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Dr. H. Ojun Rojun, M.Ag., Ketua DPC FKDT Majalengka A. Mudhofir, S.Pd.I., M.AP., jajaran pengurus FKDT, serta para guru dan pengelola MDTU se-Kabupaten Majalengka.
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan di wilayahnya.

“Keberadaan pendidikan diniyah memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi generasi muda. Oleh karena itu, saya setuju dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan Diniyah sebagai salah satu bentuk perhatian dan penguatan pemerintah daerah terhadap pendidikan keagamaan,” ujar Eman Suherman.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menekankan pentingnya penataan kelembagaan dan kestabilan data sebagai syarat utama dalam mendorong pengakuan pemerintah.
“Dalam rangka upaya meningkatkan pengakuan pemerintah, harus ada penataan kelembagaan dengan memperhatikan data yang tercatat pada EMIS (Education Management Information System),” tegas Euis.

Ia menambahkan bahwa tertib administrasi dan validitas data di EMIS menjadi pijakan utama bagi penyusunan kebijakan, pembinaan, hingga pemetaan kebutuhan MDTU secara akurat.
Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kabupaten Majalengka A. Mudhofir, S.Pd.I., M.AP., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Bupati Majalengka, Kepala Kantor Kemenag, serta seluruh pihak atas dukungan berkelanjutan terhadap keberlangsungan program-program FKDT. Menurutnya, sinergi dan soliditas internal menjadi fondasi utama dalam memajukan madrasah diniyah.

“Kemitraan adalah modal penting keberdayaan FKDT dan MDT selama ini. Untuk itu, marilah kita rawat dan tingkatkan kebersamaan, kekeluargaan, serta kekompakan para guru sebagai modal utama dalam memajukan madrasah diniyah di Kabupaten Majalengka,” tutur Mudhofir.

Melalui pelatihan ini, para pendidik diharapkan mampu mengemban metode pembelajaran Bahasa Arab yang inovatif, interaktif, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Sinergi antara Pemkab Majalengka, Kemenag, dan FKDT ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan pendidikan diniyah yang semakin berkualitas dan tertata secara berkelanjutan.
Kontributor : Uci Sanusi/Endang Mu’min


Komentar