Rajagaluh (Kemenag)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., meninjau rencana penataan kantin MAN 2 Majalengka, Senin (7/9/2026). Peninjauan tersebut didampingi Kepala MAN 2 Majalengka, H. Dodo Sunandi, M.Pd., dan Kepala Tata Usaha MAN 2 Majalengka, Ucup Yusup, S.Pd.I.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung rencana penataan area kantin yang menjadi salah satu bagian dari lingkungan madrasah. Kehadiran pimpinan Kementerian Agama di lokasi juga menjadi ruang untuk melihat kebutuhan penataan dari sisi lingkungan serta pengelolaan fasilitas yang menunjang aktivitas warga madrasah.
Dr. Hj. Euis Damayanti memberikan tanggapan positif terhadap rencana penataan tersebut. Menurutnya, penataan fasilitas di lingkungan madrasah perlu mendapat perhatian karena lingkungan yang tertib dan nyaman turut mendukung aktivitas peserta didik maupun tenaga pendidik dan kependidikan.
Bagi madrasah, keberadaan kantin bukan sekadar tempat menyediakan makanan dan minuman. Area tersebut menjadi bagian dari ruang yang digunakan warga madrasah dalam keseharian. Karena itu, penataan yang baik dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih teratur serta memberikan kenyamanan bagi warga madrasah saat memanfaatkannya.
“Pastikan madrasah nyaman dan bersih buat semua siswa maupun guru.” tegasnya
Peninjauan secara langsung juga memberi kesempatan untuk melihat kondisi dan rencana pengembangan fasilitas secara lebih nyata. Hal tersebut penting agar penataan yang dilakukan tetap mempertimbangkan kebutuhan madrasah dan pemanfaatan ruang secara tepat.
Kepala MAN 2 Majalengka, H. Dodo Sunandi, M.Pd., menyambut positif perhatian Kepala Kemenag Majalengka terhadap rencana penataan kantin di madrasah yang dipimpinnya. Ia menilai penataan fasilitas merupakan bagian penting dari upaya menjaga lingkungan madrasah agar tetap nyaman dan mendukung kegiatan pendidikan.
Menurut Dodo, perhatian terhadap fasilitas madrasah perlu berjalan beriringan dengan pelaksanaan fungsi utama madrasah sebagai tempat berlangsungnya proses pendidikan. Lingkungan yang tertata akan memberikan suasana yang lebih baik bagi warga madrasah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kepala Tata Usaha MAN 2 Majalengka, Ucup Yusup, S.Pd.I., turut mendampingi peninjauan tersebut. Kehadiran unsur pimpinan dan tata usaha mencerminkan pentingnya koordinasi dalam melihat kebutuhan fasilitas serta penataan lingkungan madrasah.
Penataan kantin juga memiliki kaitan dengan pembentukan kebiasaan warga madrasah dalam menjaga keteraturan lingkungan. Ketika fasilitas ditata dengan baik, penggunaannya dapat lebih mudah diarahkan sehingga keberadaannya tetap mendukung kenyamanan bersama.
Bagi peserta didik, lingkungan madrasah yang tertib memberikan ruang yang lebih nyaman untuk menjalani aktivitas pendidikan. Sementara bagi tenaga pendidik dan kependidikan, kondisi lingkungan yang terkelola dengan baik turut menunjang suasana kerja dan pelayanan di madrasah.
Peninjauan yang dilakukan Kepala Kemenag Majalengka menunjukkan bahwa pengelolaan madrasah tidak berhenti pada aspek pembelajaran dan administrasi. Fasilitas penunjang serta kondisi lingkungan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar madrasah dapat memberikan layanan pendidikan secara optimal.
Rencana penataan kantin MAN 2 Majalengka pun mendapat respons positif dari kedua pimpinan. Perhatian terhadap fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan madrasah yang lebih tertib, nyaman, dan fungsional.
Pada akhirnya, penataan ruang di madrasah bukan semata persoalan memperbaiki tampilan fisik. Lebih dari itu, lingkungan yang terkelola dengan baik dapat membentuk suasana yang mendukung aktivitas pendidikan dan memberikan kenyamanan bagi seluruh warga madrasah.


Komentar