Berita Daerah
Beranda » Berita » Perkokoh Ketahanan Keluarga, KUA Ligung Gelar Bimwin Pra-Nikah, Bekali 30 Catin Menuju Keluarga Sakinah

Perkokoh Ketahanan Keluarga, KUA Ligung Gelar Bimwin Pra-Nikah, Bekali 30 Catin Menuju Keluarga Sakinah

Majalengka (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung menggelar agenda Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra-Nikah bagi Calon Pengantin (Catin) sebagai langkah strategis memperkokoh ketahanan keluarga, Kamis (7/5/2026).

Bertempat di KUA Ligung, kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang tengah mempersiapkan diri menuju jenjang pernikahan. Kehadiran para pakar dari berbagai lintas sektor bertujuan untuk memberikan pembekalan komprehensif, mulai dari aspek religius, manajemen keluarga, hingga kesehatan reproduksi.

Kepala KUA Ligung, H. Wahyudin, MA., dalam pembukaan resminya menegaskan bahwa Bimwin merupakan instrumen wajib yang sangat bermanfaat bagi para catin. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang hak dan kewajiban merupakan modal utama dalam membangun rumah tangga yang kokoh.

“Bimbingan ini adalah bekal krusial bagi kalian. Pernikahan bukan hanya soal menyatukan dua insan, tapi bagaimana menjaga komitmen agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ujar Wahyudin di hadapan para peserta.

Sejalan dengan hal tersebut, Fasilitator Bimwin, Aaj Darojatun Auliya Assayyidi, S.Sos., membedah materi mengenai urgensi perencanaan dalam pernikahan. Ia menekankan bahwa keharmonisan keluarga sangat bergantung pada kesiapan emosional serta kematangan finansial pasangan.

Kepala Kemenag Majalengka Hadiri Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama: Perkuat Sinergitas demi Majalengka Langkung Sae

“Pernikahan harus direncanakan dengan baik. Kematangan mental dalam menghadapi dinamika hidup serta manajemen keuangan yang bijak adalah pilar penting untuk membangun keluarga yang harmonis dan stabil,” tegas Aaj.

Dari sisi kesehatan, narasumber Puskesmas Ligung, Tita Fitriani, A.Md.Keb., memaparkan pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi serta persiapan fisik sebelum kehamilan. Ia mengingatkan agar setiap pasangan melakukan deteksi dini terhadap risiko kesehatan guna memastikan ibu dan calon bayi dalam kondisi optimal.

Melengkapi pembekalan tersebut, narasumber dari PLKB Ligung, Rika Kristianti, S.ST., menyoroti peran penting program Keluarga Berencana (KB) dalam mengatur
jarak kehamilan. Ia juga memberikan edukasi mendalam mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi demi mencegah terjadinya stunting pada anak.

“Pendidikan karakter anak harus dimulai sejak dini. Melalui perencanaan jumlah anak yang ideal dan gizi yang tercukupi, kita tengah berupaya mencetak generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” tambah Rika.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan mampu memberikan fondasi mental dan pengetahuan yang utuh bagi para catin di Kecamatan Ligung. Dengan sinergi antara KUA, Puskesmas, dan PLKB, Kementerian Agama berkomitmen untuk terus melahirkan keluarga-keluarga tangguh yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Sinergi Lintas Sektoral, KUA Sumberjaya Bekali 30 Catin Materi Keagamaan hingga Pencegahan Stunting

Kontributor : Pupung Purnama Giri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *