Jatiwangi (KEMENAG) – MTsN 2 Majalengka secara resmi menyelenggarakan Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026 dengan mengadopsi sistem Computer Based Test (CBT). Langkah ini menjadi tonggak penting bagi madrasah dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 4 hingga 11 Mei 2026 ini, diikuti oleh 178 siswa kelas IX. Pelaksanaan ujian dipusatkan di kampus MTsN 2 Majalengka, Jalan Raya Jatiwangi-Majalengka No. 87, Desa Sukaraja Kulon.
Kepala MTsN 2 Majalengka, Agus Shaleh Yahya, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa penerapan CBT bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan upaya nyata dalam meningkatkan integritas dan kualitas evaluasi belajar.
“Penggunaan sistem CBT ini memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi dan transparansi. Selain meminimalisir potensi kecurangan, hasil ujian dapat diperoleh secara lebih cepat dan akurat. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung ekosistem digital di madrasah,” ujar Agus saat meninjau pelaksanaan ujian.
Senada dengan Kepala Madrasah, Ketua Panitia Pelaksana Yayat Nurhidayat, S.Pd. mengungkapkan bahwa persiapan teknis telah dilakukan secara matang demi menjamin kelancaran arus data dan kenyamanan siswa.
“Kami memastikan seluruh infrastruktur pendukung siap 100 persen. Mulai dari stabilitas jaringan internet hingga ketersediaan perangkat komputer bagi siswa yang tidak membawa gawai pribadi. Setiap ruang ujian pun dibatasi maksimal 20 siswa agar pengawasan lebih optimal dan konsentrasi siswa terjaga,” jelas Yayat.
Selama ujian berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka mengikuti prosedur dengan tertib, mulai dari login hingga pengisian token di akhir sesi untuk mengirimkan jawaban secara real-time. Bagi para siswa, ujian berbasis daring ini menuntut kesiapan yang komprehensif, tidak hanya secara akademik tetapi juga kesiapan teknis dan mentalitas jujur.
Dengan suksesnya penyelenggaraan UM berbasis CBT ini, MTsN 2 Majalengka optimis dapat terus meningkatkan standar pendidikan serta mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan di era digital yang kian kompetitif.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar