Ligung (KEMENAG) – MTs Negeri 3 Majalengka secara resmi memulai pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (4/5/2026). Sebanyak 248 siswa kelas IX nampak antusias dan khidmat mengikuti rangkaian ujian yang dijadwalkan berlangsung hingga 11 Mei mendatang.
Kegiatan yang dipusatkan di gedung madrasah, Jalan Raya Timur Bantarwaru No. 541, Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung ini, terpantau berjalan tertib sejak hari pertama. Atmosfer akademik yang tenang menyelimuti setiap ruang ujian, di mana para siswa hadir tepat waktu dengan seragam lengkap, menunjukkan kedisiplinan yang menjadi ciri khas madrasah tersebut.
Kepala MTsN 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., saat meninjau langsung pelaksanaan ujian, menegaskan bahwa momentum ini merupakan parameter penting dalam mengukur capaian kompetensi siswa selama tiga tahun menempuh pendidikan. Namun, ia menekankan bahwa aspek karakter jauh lebih utama daripada sekadar nilai numerik.
“Kami berharap melalui ujian ini, siswa tidak hanya teruji secara kognitif, tetapi juga menunjukkan kematangan mental dan spiritual. Tujuan utama kami bukan sekadar mengejar angka di atas kertas, melainkan menanamkan kejujuran dan integritas. Semoga hasil yang dicapai menjadi cerminan kesungguhan belajar mereka dan menjadi modal berharga untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Dede.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Akademik sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Husen Susilo, M.A., menjelaskan bahwa kelancaran hari pertama ini tidak lepas dari persiapan teknis yang matang serta koordinasi lintas sektor yang dilakukan jauh-jauh hari.
“Persiapan matang telah kami lakukan, mulai dari validasi data peserta hingga kesiapan sarana prasarana. Ketertiban yang tercipta saat ini adalah buah dari sinergi yang solid antara panitia, pengawas, dan dukungan orang tua siswa. Kami berkomitmen menjalankan seluruh proses berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat guna menjamin transparansi serta objektivitas penilaian,” jelas Husen.
Untuk menjaga kualitas pelaksanaan, pihak panitia terus melakukan pemantauan berkala di setiap ruang ujian. Pengawasan dilakukan secara humanis oleh dewan guru guna memastikan para peserta didik dapat berkonsentrasi penuh tanpa merasa tertekan.
Dengan pelaksanaan yang profesional dan transparan, MTsN 3 Majalengka berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat demi menjaga marwah pendidikan madrasah di Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar