Rajagaluh (Kemenag) — MAN 2 Majalengka bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka menggelar Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli), Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang diikuti perwakilan peserta didik kelas X, XI, dan XII ini bertujuan menanamkan karakter dermawan sekaligus membangun budaya sedekah dan infak di lingkungan madrasah.
Kegiatan berlangsung di lingkungan MAN 2 Majalengka dan diawali dengan sambutan Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat, Asep Mulyana, M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas kolaborasi yang terjalin dalam memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya kepedulian sosial melalui gerakan sedekah dan infak.
Menurutnya, Program SIGAP diharapkan mampu menjadi media pembentukan karakter peserta didik agar memiliki kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitarnya serta membiasakan diri berbagi dengan sesama sebagai implementasi nilai-nilai keislaman.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., CMe., C.Parb. Dalam arahannya, ia menjelaskan bahwa sedekah dan infak merupakan amalan yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Membiasakan sedekah dan infak sejak usia sekolah merupakan investasi karakter. Melalui Program SIGAP, kami berharap lahir generasi yang memiliki kepedulian sosial, gemar berbagi, dan menjadikan sedekah sebagai bagian dari kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan Program SIGAP di MAN 2 Majalengka. Para peserta memperoleh penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan program, pengelolaan infak, serta peran aktif seluruh warga madrasah dalam mendukung keberlangsungan gerakan sedekah secara terencana dan berkesinambungan.
Program SIGAP menjadi salah satu ikhtiar dalam memperkuat pendidikan karakter di madrasah melalui pembiasaan berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, program ini juga diharapkan mampu membentuk peserta didik yang memiliki empati, tanggung jawab sosial, dan semangat gotong royong.
Sebagai tindak lanjut, MAN 2 Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka akan mengoptimalkan implementasi Program SIGAP melalui pembiasaan sedekah dan infak yang dilakukan secara rutin dengan melibatkan seluruh warga madrasah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat budaya filantropi Islam serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
Melalui kolaborasi tersebut, MAN 2 Majalengka berharap Program SIGAP dapat menjadi inspirasi dalam membangun generasi yang beriman, peduli, dan gemar berbagi. Upaya ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan karakter dan pelayanan Kementerian Agama yang semakin humanis, inklusif, serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Editor: D.Win


Komentar