Berita Daerah MAN

Kenali Peralatan Menjahit Sejak Dini, Murid Kelas X.10 Belajar Piranti Menjahit di Laboratorium Tata Busana

Rajagaluh (KEMENAG) – Murid kelas X.10 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Tata Busana pada Senin (31/8/2026) di Laboratorium Tata Busana pada jam pelajaran ke-9 hingga ke-11. Pembelajaran yang dipandu oleh Tuti Suryani, S.Pd. ini mengangkat materi Piranti Menjahit sebagai bekal dasar dalam mempelajari keterampilan menjahit.

Pada kegiatan tersebut, murid dikenalkan dengan berbagai piranti menjahit beserta fungsi dan cara penggunaannya. Mulai dari alat ukur, alat pemotong, alat penanda, hingga perlengkapan pendukung lainnya dipelajari secara langsung agar murid memahami prosedur penggunaan alat yang benar, aman, dan sesuai dengan fungsinya.

Melalui pembelajaran praktik di laboratorium, murid memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata. Selain memahami teori, mereka juga berkesempatan mengamati dan menggunakan berbagai piranti menjahit sehingga keterampilan dasar dalam bidang tata busana dapat berkembang secara bertahap.

Tuti mengatakan bahwa penguasaan terhadap piranti menjahit merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum murid mempelajari teknik menjahit yang lebih kompleks.

“Mengenal fungsi dan cara menggunakan setiap piranti menjahit dengan benar adalah dasar yang harus dikuasai. Dengan pemahaman tersebut, murid akan lebih percaya diri, terampil, dan mampu bekerja secara aman ketika memasuki tahap praktik menjahit berikutnya,” ujar Tuti.

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

Pembelajaran berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Murid aktif mengamati, bertanya, serta mempraktikkan penggunaan berbagai piranti menjahit di bawah bimbingan guru. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid memiliki fondasi keterampilan yang kuat sebagai bekal untuk mengikuti pembelajaran tata busana pada materi-materi selanjutnya.

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *