Berita Daerah

Siswa MTsN 8 Majalengka Sulap Botol Plastik Bekas Menjadi Tempat Sampah

Kertajati (KEMENAG) — Peserta didik MTsN 8 Majalengka memanfaatkan botol plastik bekas menjadi tempat sampah sebagai bagian dari kegiatan edukasi kepedulian lingkungan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan madrasah, Senin (31/8/2026).

Kegiatan berawal dari kepedulian peserta didik terhadap keberadaan sampah plastik di lingkungan sekitar madrasah. Botol plastik bekas yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah dikumpulkan, dibersihkan, dan dimanfaatkan kembali sebagai bahan utama pembuatan tempat sampah.

Dalam proses pembuatannya, para siswa bekerja secara berkelompok dengan pendampingan guru. Botol-botol plastik yang telah dibersihkan disusun dan dipasang pada rangka kawat hingga membentuk wadah sampah. Proses tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari menyiapkan bahan, menyusun botol, memasangnya pada rangka, hingga memastikan tempat sampah dapat digunakan dengan aman.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi peserta didik mengenai pemanfaatan barang bekas melalui prinsip reduce, reuse, recycle (3R). Siswa mendapatkan pengalaman langsung bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Plt. Kepala MTsN 8 Majalengka, Sabur Gunawan, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kreativitas peserta didik dalam memanfaatkan barang bekas sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan madrasah.

MTsN 1 Majalengka Siap Berjuang di OMI 2026

“Kami mengapresiasi kreativitas dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan madrasah. Barang bekas yang selama ini dianggap sebagai sampah ternyata dapat dimanfaatkan menjadi produk yang berguna. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan agar siswa tidak hanya peduli terhadap kebersihan, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi sederhana dari lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurut Sabur, kegiatan pemanfaatan barang bekas dapat menjadi salah satu sarana untuk menanamkan karakter positif kepada peserta didik. Selain kreativitas, siswa belajar bekerja sama, bertanggung jawab, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Tempat sampah hasil karya peserta didik selanjutnya akan dimanfaatkan di lingkungan MTsN 8 Majalengka. Madrasah juga mendorong warga madrasah untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah sesuai jenisnya.

Melalui kegiatan tersebut, MTsN 8 Majalengka berupaya membangun lingkungan belajar yang bersih sekaligus menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari proses pendidikan. Kreativitas sederhana dalam mengolah botol plastik bekas diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Munirah

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *