Sumedang (KEMENAG) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat terus melakukan akselerasi dalam tata kelola kepegawaian melalui pemutakhiran data Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN). Upaya strategis ini diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Pemutakhiran Data SIASN dalam Rangka Implementasi Manajemen Talenta” yang diselenggarakan di Puri Khatulistiwa Hotel, Sumedang, Selasa (28/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag. M.Si. dan Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Dr. Muhammad Zain, M.Ag. Turut hadir memenuhi undangan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., didampingi Kasubag TU, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., serta jajaran Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat Wakaf di lingkungan Kemenag Majalengka.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Jabar, Dudu Rohman, menegaskan bahwa keakuratan data adalah fondasi utama dari manajemen talenta. Dengan jumlah ASN di Jawa Barat yang melebihi 30 ribu orang, pemetaan potensi harus dilakukan secara objektif.
“Manajemen talenta harus berbasis data. Pemutakhiran SIASN menjadi langkah penting agar setiap kebijakan kepegawaian benar-benar mencerminkan kompetensi dan kinerja ASN. Ini bukan garis finis, melainkan titik awal membangun ekosistem kerja yang transparan,” ujar Dudu Rohman.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro SDM Setjen Kemenag RI, Muhammad Zain, menekankan bahwa instansi saat ini telah memasuki era meritokrasi. Ia menyatakan bahwa setiap ASN kini dinilai berdasarkan kompetensi dan rekam jejak, bukan faktor kedekatan.
“Satu-satunya cara membangun sistem yang adil adalah dengan data yang valid. Kita juga butuh digital leadership, di mana teknologi menjadi solusi agar layanan publik tetap berjalan tanpa hambatan,” tegas Muhammad Zain.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Euis Damayanti, menyatakan komitmen penuh jajarannya dalam mendukung kedaulatan data melalui SIASN. Menurutnya, pemutakhiran data ini akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan di Kabupaten Majalengka.
“Kami hadir membawa semangat transformasi. Kemenag Majalengka siap memastikan seluruh data ASN kami valid dan mutakhir. Harapannya, manajemen talenta ini mampu menjaring SDM unggul yang tepat sasaran (right man on the right place), sehingga tidak ada lagi potensi ASN yang terlewatkan hanya karena kendala administratif,” ungkap Euis di sela-sela kegiatan.
Ia juga berpesan kepada jajaran Kepala Seksi dan Penyelenggara yang mendampinginya agar segera menindaklanjuti hasil kegiatan ini di tingkat kabupaten.
“Saya berharap seluruh pimpinan di lingkungan Kemenag Majalengka mampu menjadi teladan dalam penguasaan teknologi informasi dan mendukung penuh setiap ASN untuk menunjukkan kinerja terbaiknya demi kemajuan institusi,” tambahnya.
Melalui implementasi manajemen talenta ini, Kementerian Agama berupaya memberikan kesempatan yang adil bagi setiap aparatur untuk berkembang berdasarkan portofolio dan kompetensi yang terverifikasi, guna menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan akuntabel.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar