Majalengka (KEMENAG) – Sinergi kebaikan terus dikuatkan demi menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan Rapat Koordinasi terkait Program Zakat Profesi dan Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka yang bertempat di Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Majalengka, Rabu, (13/5/2026).
Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS, para Kepala MTsN/MAN se-Kabupaten Majalengka, Kepala Urusan Tata Usaha, hingga Bendahara madrasah negeri sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menguatkan gerakan zakat dan kepedulian sosial.
Zakat Profesi: Kewajiban dan Integritas ASN
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., dalam pemaparan materinya menegaskan bahwa zakat profesi merupakan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah SWT. Ia menekankan pentingnya kesadaran bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjalankan tanggung jawab sosial ini secara tepat waktu dan tidak mencari celah untuk menghindar.

Dalam sesi tersebut, ia juga menyoroti tentang rejeki yang dibawa ke rumah sudah bersih dari hak-hak orang lain sehingga lebih berkah ketika digunakan untuk memberi makan anak-anak, membiayai pendidikan, dan yang lainnya.
“Jangan sampai ada hak-hak orang lain yang belum kita penuhi dari rezeki yang kita dapatkan, sehingga akan berpengaruh pada apa yang kita berikan untuk keluarga kita. Oleh karena itu, diharapkan bahwa rezeki yang diterima itu sudah bersih sehingga akan lebih berkah untuk keluarga kita,” ujar Euis.
Edukasi Karakter melalui Program SIGAP
Selain zakat profesi, Euis memberikan perhatian khusus pada program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Ia menjelaskan bahwa SIGAP adalah program mulia yang bertujuan membiasakan generasi muda sejak dini untuk gemar bersedekah dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.Ia pun membagikan kisah inspiratif mengenai kedermawanan seorang anak yang terbiasa bersedekah tanpa memandang rupa atau status penerima. Kebiasaan kecil tersebut dipercaya membawa keberkahan luar biasa, seperti kemudahan akses pendidikan beasiswa hingga jenjang internasional.

“Siapa tahu kesuksesan anak didik kita di masa depan dimulai dari kebiasaan mereka bersedekah melalui program SIGAP saat ini. Jika niat kita baik dan apa yang kita lakukan juga baik, maka insyaallah hal-hal baik pula yang akan datang kepada kita,” tuturnya.
Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa program yang telah berjalan, seperti di MAN 1 Majalengka, diharapkan menjadi inspirasi bagi madrasah negeri lainnya. Ia menjamin bahwa seluruh dana yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan dikembalikan kepada keluarga besar madrasah dalam bentuk program kebermanfaatan bagi mustahik.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Majalengka, Dr. H. Ojun Rojun, M.Ag., serta Plt. Pendidikan Madrasah, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I.. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terwujud langkah nyata dalam menghadirkan Majalengka Langkung SAE di bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Kontributor: Endang Mu’min


Komentar