Berita Kemenag
Beranda » Berita » Perkuat Kinerja Melalui Kurikulum Cinta, ASN Kemenag Majalengka Intensifkan Tadarus dan Belajar Bahasa Arab

Perkuat Kinerja Melalui Kurikulum Cinta, ASN Kemenag Majalengka Intensifkan Tadarus dan Belajar Bahasa Arab

Bandung (KEMENAG) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menghadiri kegiatan rutin Mengaji Tadarus dan Pembelajaran Bahasa Arab tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/07/2026). Dalam kesempatan tersebut, Euis Damayanti menegaskan komitmen jajaran Kemenag Majalengka untuk menginternalisasi nilai-nilai spiritual ke dalam pelayanan publik demi menyukseskan program “Kurikulum Cinta” yang diusung institusi.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., bersama Plt. Kabag TU, jajaran Kepala Bidang, serta diikuti oleh kurang lebih 900 aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Dari lingkungan Kemenag Majalengka, hadir mendampingi Kepala Kantor di antaranya Kasubbag TU, jajaran Kepala Seksi, Penyelenggara Zakat Wakaf, serta seluruh pegawai ASN.

Acara diawali dengan sambutan pembukaan dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada panitia yang konsisten mengawal program ini demi meraih berkah di waktu subuh.

“Al-Qur’an dan Bahasa Arab diibaratkan sebagai dua sayap untuk merengkuh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Keduanya tidak terpisahkan dalam memperdalam khazanah keilmuan Islam,” ujar H. Hamzah.

Ia juga mengaitkan esensi basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) dengan implementasi Kurikulum Cinta. Menurutnya, sifat Ar-Rahman (kasih sayang) harus melandasi setiap aktivitas pelayanan ASN Kemenag sebelum melangkah pada aspek kinerja lainnya.

Kakanwil Kemenag Jabar Monev KUA Sumberjaya: Tekankan Kebersihan dan Siapkan Program Rehabilitasi

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan kajian tafsir Al-Qur’an pada QS. Al-Baqarah ayat 59 yang dipandu oleh KH. Asep Anom. Sebelum membedah ayat, forum diawali dengan ulasan ilmu tajwid mengenai hukum bacaan Izhar Halqi (Al-Bayan) yang berarti jelas dan tidak boleh ditahan.

Dalam pemaparan tafsirnya, Asep Anom menjelaskan tentang perilaku Bani Israil yang mengubah perintah Allah saat memasuki gerbang Baitul Maqdis. Kalimat permohonan ampunan (hiththatun) justru diubah menjadi kata yang berorientasi pada materi dan makanan (habbathun), serta mengganti perintah sujud dengan sikap yang tidak hormat.

“Akibat kezaliman dan kefasikan (khuruju ‘anit-tha’ah) tersebut, Allah menurunkan siksaan berupa wabah (tha’un) dari langit. Hikmah berharga bagi kita selaku ASN adalah jika ingin meraih keberkahan dan kebaikan yang bertambah dari Allah, maka mutlak bagi kita untuk menjaga ketaatan dan menjauhi kezaliman dalam menjalankan amanah,” tegas Asep.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi Pembelajaran Bahasa Arab interaktif yang dipandu oleh H. Deden Farid dan Hj. Siti Hurriyah. Sesi ini mengupas pembagian tingkatan bahasa mulai dari Bahasa Arab amiyah (populer/sehari-hari), resmi, fashih (literatur), hingga tingkatan tertinggi yaitu afshah yang merepresentasikan bahasa Al-Qur’an. Para peserta dari berbagai daerah, termasuk Kemenag Majalengka, tampak sangat antusias mengikuti dialog interaktif hingga akhir acara.

Kontributor : Endang Mu’min

Tinjau Pembangunan KUA Sukahaji Berdana SBSN, Kakanwil Kemenag Jabar Apresiasi Progres Capaian Kerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *