Majalengka (KEMENAG) — Komunitas Pemuda Pelopor Toleransi (KUMPPARAN) melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka pada Senin (22/6/2026). Bertempat di Kantor Kemenag Majalengka, pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan keberadaan komunitas sekaligus memperkuat sinergi dalam penguatan kerukunan umat beragama, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam pertemuan tersebut, KUMPPARAN memaparkan profil komunitas sebagai wadah pemuda lintas agama yang berkomitmen menumbuhkan nilai toleransi, persaudaraan, dan harmoni sosial. Saat ini, anggota komunitas tersebut berasal dari berbagai latar belakang agama, seperti Islam, Kristen, dan Katolik. Ke depan, KUMPPARAN juga tengah membuka ruang kolaborasi dengan pemuda dari agama Buddha dan Hindu agar semakin mencerminkan keberagaman yang inklusif di Kabupaten Majalengka.
Anggara Rudianto Arpani mewakili KUMPPARAN menjelaskan bahwa komunitas ini telah aktif bergerak selama kurang lebih lima tahun dalam menginisiasi berbagai kegiatan lintas iman. Adapun nama KUMPPARAN sendiri secara resmi digunakan sebagai identitas komunitas dalam dua tahun terakhir.

Rencana Camp Lintas Iman Agustus 2026
Salah satu agenda utama yang disampaikan dalam audiensi tersebut adalah rencana pelaksanaan Camp Lintas Iman yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang. Kegiatan ini diinisiasi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia.
Acara tersebut direncanakan berlangsung di Pesantren Al-Mizan, Kabupaten Majalengka, dengan melibatkan sekitar 60 peserta dari tiga provinsi, yakni: Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Camp Lintas Iman ini diharapkan dapat menjadi ruang perjumpaan yang produktif bagi pemuda lintas agama untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat jejaring dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.
Oleh karena itu, pihak KUMPPARAN menyampaikan harapan agar Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, baik dalam bentuk dukungan moral, pembinaan, maupun sinergi kelembagaan.
Apresiasi dan Dukungan Penuh Kemenag
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan konsistensi KUMPPARAN dalam membangun ruang dialog serta kolaborasi lintas agama. Ia menilai kehadiran komunitas ini sangat sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama dalam penguatan moderasi beragama.

“Keberadaan KUMPPARAN merupakan contoh nyata peran aktif generasi muda dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ini sangat positif dan perlu terus didukung,” ujar Euis.
Euis juga menyambut baik rencana pelaksanaan Camp Lintas Iman dan memberikan dukungan moral agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar serta memberikan dampak yang luas.
Lebih lanjut, Kepala Kantor Kemenag berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebangsaan dan menjadi praktik baik (good practice) toleransi yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang erat antara KUMPPARAN dengan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka. Sinergi ini dibangun guna mendukung program-program penguatan moderasi beragama dan kerukunan umat beragama secara berkelanjutan.
Kontributor : Taupik Hidayat


Komentar