Talaga (KEMENAG) – Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Majalengka terus memperkuat komitmennya dalam bertransformasi menuju era digital. Langkah nyata ini dibuktikan melalui optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) pada kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas 9C yang berlangsung di Ruang Perpustakaan MTsN 5 Majalengka, Rabu (9/9/2026).
Dalam proses kegiatan belajar mengajar tersebut, siswa diajak mengeksplorasi materi pewarisan sifat secara interaktif melalui papan pintar digital. Kehadiran sarana teknologi canggih ini tidak hanya mengubah cara mengajar guru secara konvensional, tetapi juga memberikan pengalaman belajar visual yang jauh lebih mendalam, dinamis, dan menyenangkan bagi para siswa.
Pemanfaatan media digital ini sebenarnya telah dirintis dan berjalan secara konsisten di MTsN 5 Majalengka sejak Maret 2026. Melalui integrasi teknologi IFP, penyampaian materi sains yang cenderung abstrak kini dapat divisualisasikan dengan lebih jelas dan presisi.
Guru Pengampu Mata Pelajaran IPA MTsN 5 Majalengka, Irma Lidiawati, S.Pd., menyampaikan bahwa penerapan media interaktif ini terbukti meningkatkan antusiasme dan pemahaman peserta didik secara signifikan.
“Integrasi teknologi Interactive Flat Panel dalam pembelajaran IPA, khususnya materi pewarisan sifat, sangat membantu siswa memahami konsep-konsep biologis yang rumit. Visualisasi yang menarik dan fitur interaktif membuat peserta didik lebih aktif berpartisipasi serta fokus selama proses belajar mengajar berlangsung,” ujar Irma.
Penggunaan media pembelajaran digital ini bertujuan untuk meningkatkan taraf literasi digital, daya kritis, serta minat belajar siswa di lingkungan madrasah. Langkah ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari program prioritas Kementerian Agama dalam mendorong digitalisasi pendidikan di seluruh tingkatan madrasah. Ke depan, MTsN 5 Majalengka berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan sarana digital ini pada mata pelajaran lainnya secara berkelanjutan.
Melalui inovasi pembelajaran berbasis digital yang terus dikembangkan, diharapkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka semakin meningkat. Hal ini sekaligus mampu melahirkan generasi siswa madrasah yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi di masa depan.
Kontributor : Maula Devani


Komentar