Berita Kemenag KUA
Beranda » Berita » Kemenag Majalengka Gelar Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahah, Perkuat Ketahanan Keluarga dari Rumah

Kemenag Majalengka Gelar Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahah, Perkuat Ketahanan Keluarga dari Rumah

Majalengka (KEMENAG) – Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahah pada Rabu (24/6/2026). Acara yang mengusung tema Optimalisasi Layanan Keluarga Sakinah pada KUA Ploting Revitalisasi Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2026 ini berlangsung khidmat di Aula KPRI Hikmah Kemenag Majalengka.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., didampingi Kepala Seksi Bimas Islam, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., serta Kepala KUA Malausma, Agus Susanto, S.Ag.

Wujud Nyata Program Prioritas Kemenag

Dalam laporan panitia, Kasi Bimas Islam Sofyan Firdaus menyampaikan bahwa keluarga merupakan fondasi paling fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia dan pencapaian pembangunan berkelanjutan. Program ini menjadi wujud nyata dari Program Prioritas Kementerian Agama Tahun 2025–2029 dalam mengusung pemenang keluarga.

“Atas arahan pimpinan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai ikhtiar membangun keluarga yang bahagia, sejahtera lahir batin, serta mampu memberikan manfaat bagi sesama dan lingkungan,” ujar Sofyan.

Kakanwil Kemenag Jabar Monev KUA Sumberjaya: Tekankan Kebersihan dan Siapkan Program Rehabilitasi

Ia menjelaskan, kegiatan ini didasarkan pada KMA Nomor 771 Tahun 2021 tentang Revitalisasi KUA, KMA Nomor 76 Tahun 2023 tentang Gerakan Keluarga Sakinah, dan bersumber dari DIPA Kemenag Majalengka Tahun 2026.

Sebanyak 50 peserta atau 25 pasangan dengan usia pernikahan 5 hingga 10 tahun hadir menjadi peserta dalam orientasi ini. Seluruh peserta berasal dari tiga KUA Kecamatan yang menjadi Pilot Project Revitalisasi di Kabupaten Majalengka, meliputi 30 orang perwakilan dari KUA Majalengka, 10 orang dari KUA Kasokandel, dan 10 orang dari KUA Malausma.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim. yang mengupas kebijakan pemerintah tentang Gerakan Keluarga Sakinah, Ketua PD Wanita PUI Majalengka Fajar Nurbaeti, M.Pd. yang memaparkan materi seputar membangun keluarga sakinah maslahah, serta Kepala KUA Majalengka H. Ucu Sodikin Nurjaman, S.Ag. selaku fasilitator yang mengulas pemberdayaan ekonomi keluarga, komunikasi, dan manajemen konflik.

Lima Pilar Keluarga Sakinah dan Pentingnya Kekompakan Orang Tua

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Majalengka, Euis Damayanti dalam sambutan dan arahannya menekankan bahwa segala kebaikan dan keharmonisan hidup bermasyarakat selalu bermula dari rumah.

Tinjau Pembangunan KUA Sukahaji Berdana SBSN, Kakanwil Kemenag Jabar Apresiasi Progres Capaian Kerja

“Bagaimana seorang ayah atau istri bisa bekerja dengan nyaman di luar jika di rumahnya bermasalah? Keseriusan Kemenag dalam membina keluarga ini dibuktikan dengan adanya program yang estafet, mulai dari bimbingan remaja usia sekolah (BRUS), bimbingan usia nikah, bimbingan calon pengantin (Bimcatin), hingga bimbingan setelah menikah seperti hari ini,” urai Euis.

Lebih lanjut, Euis memaparkan lima pilar penting dalam membangun landasan keluarga sakinah. Pilar pertama adalah zawaj, yaitu kesadaran peran sebagai pasangan yang saling melengkapi dan menyempurnakan. Pilar kedua adalah mitsaqon ghalizha untuk menjaga komitmen dan perjanjian suci pernikahan yang kuat. Selanjutnya, pilar ketiga berupa mu’asyarah bil ma’ruf yang menekankan pentingnya saling memperlakukan pasangan dengan baik dan penuh kasih sayang. Pilar keempat adalah musyawarah untuk menyelesaikan tiap dinamika rumah tangga melalui komunikasi yang sehat, serta pilar kelima berupa taradhi yang melandasi rasa saling ridha dan rela dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Berbagi pengalaman pribadinya dalam mendidik anak hingga sukses menempuh studi S2 di Amerika Serikat dan menjadi konsultan senior perusahaan asing, Euis mengingatkan pentingnya komunikasi intensif dan kekompakan antara suami dan istri.

“Mendidik anak itu orang tua harus kompak. Jangan sampai bapaknya marah, ibunya membela, atau sebaliknya. Anak tidak akan belajar. Saling berdiskusi untuk hal sekecil apa pun, dan jangan sepelekan momen mengobrol santai menjelang tidur dengan pasangan. Banyak keretakan rumah tangga terjadi hanya karena miskomunikasi,” pesannya hangat.

Di akhir arahannya, Kepala Kantor memberikan motivasi dan menaruh harapan besar kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus belajar menurunkan ego dan bersyukur atas pasangan yang dimiliki guna mempertahankan rumah tangga hingga hari tua.

Pengawas Pembina Monitoring Awal Tahun Pelajaran di MAN 3 Majalengka

“Saya yakin yang datang ke sini ingin mempunyai keluarga yang lebih baik. Semoga kegiatan ini menjadi upaya nyata dalam memperkuat keluarga yang sakinah maslahat,” pungkasnya yang kemudian dilanjutkan dengan membuka acara secara resmi lewat pembacaan Basmalah.

Melalui bimbingan ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan maslahat dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *