Berita Daerah

Gaungkan Ekoteologi, MTsN 12 Majalengka Sukseskan Geber Mas Penuhi Instruksi Menteri Agama

Rajagaluh [KEMENAG] – Menindaklanjuti instruksi langsung dari Menteri Agama Republik Indonesia, jajaran guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka turun tangan memelopori Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas). Aksi gotong royong yang sarat akan nilai kepedulian lingkungan ini dilaksanakan dengan penuh antusias di Masjid Daimul Huda, kompleks madrasah setempat, pada Senin (10/8/2026).

Implementasi Ekoteologi dan Momentum Nasional

Kegiatan bersih-bersih rumah ibadah ini bukanlah rutinitas biasa, melainkan langkah proaktif madrasah dalam merespons ajakan Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Gerakan ini diinisiasi secara nasional sebagai wujud implementasi ajaran agama yang peduli terhadap lingkungan, atau yang sering disebut dengan konsep ekoteologi.

Selain bernilai ibadah, pelaksanaan Geber Mas ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian kampanye Peaceful Muharram, sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Masjid Sebagai Sentral Karakter dan Peradaban

Kepala MTsN 12 Majalengka, Dr. Amin Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya program ini. Beliau menekankan bahwa menjaga kesucian dan kebersihan masjid adalah hal yang sangat esensial dalam ajaran Islam.

“Kami menyambut baik gerakan yang dianjurkan oleh Menteri Agama ini. Hal ini dirasa sangat penting dikarenakan masjid merupakan tempat dimensi audiensi resmi dengan Sang Khalik,” terang Amin di sela-sela kegiatan.

MTsN 1 Majalengka Siap Berjuang di OMI 2026

Lebih jauh, figur nomor satu di MTsN 12 Majalengka tersebut menegaskan makna strategis sebuah masjid. “Masjid merupakan pusat peradaban dan pusat pembentukan serta pembinaan karakter. Masjid adalah miniatur kekuatan jemaah. Oleh karena itu, kebersihan masjid adalah hal krusial yang wajib kita pelihara bersama, agar ibadah kita senantiasa terasa nyaman, aman, dan damai,” urainya.

Sinergi Gotong Royong Pembentuk Karakter

Senada dengan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Humas, Hupadin Kisap, M.Pd.I., menjelaskan bahwa keterlibatan aktif para pendidik dalam gerakan ini merupakan teladan nyata bagi para siswa. Kegiatan ini difokuskan sebagai sarana pendidikan karakter yang berkelanjutan.

“Tujuannya jelas, yakni untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah. Kita ingin membiasakan pola hidup bersih, disiplin, dan bertanggung jawab, serta memupuk rasa kepedulian dan gotong royong di lingkungan madrasah,” papar Hupadin.

Berbekal semangat kampanye “Masjid Bersih, Ibadah Nyaman, Hati Tenang”, para dewan guru berkolaborasi menyapu, mengepel, dan menata seluruh fasilitas Masjid Daimul Huda. Hasilnya, lingkungan tempat ibadah tersebut kini tampil jauh lebih rapi, sehat, dan representatif untuk mendukung kenyamanan salat berjamaah serta kegiatan keagamaan lainnya.

Harapannya, semangat Geber Mas ini tidak menguap sebatas seremonial sehari. Melalui sinergi tanpa lelah dalam merawat rumah ibadah, MTsN 12 Majalengka membuktikan bahwa pendidikan madrasah bukan hanya soal mentransfer ilmu di dalam kelas, melainkan tentang menanamkan adab, memelihara kelestarian ekosistem, dan membentuk generasi emas yang kelak siap menjadi lentera peradaban bagi masyarakat luas.

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *