Berita Daerah
Beranda » Berita » Inovasi Digital: MTsN 4 Majalengka Gelar Ujian Madrasah Berbasis Android secara Tertib dan Efisien

Inovasi Digital: MTsN 4 Majalengka Gelar Ujian Madrasah Berbasis Android secara Tertib dan Efisien

Bantarujeg (KEMENAG) – MTs Negeri 4 Majalengka sukses menyelenggarakan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026 dengan memanfaatkan teknologi digital berbasis Android. Memasuki hari keempat pelaksanaan pada Kamis (7/5/2026), seluruh rangkaian ujian terpantau berjalan tertib, lancar, dan efisien tanpa kendala teknis yang berarti.

Madrasah yang berlokasi di Jl. Raya Bantarujeg No.003, Cipeundeuy, Kec. Bantarujeg, Kabupaten Majalengka ini membuktikan bahwa transformasi digital ini menjadi komitmen madrasah dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Dalam pelaksanaannya, seluruh siswa kelas IX menggunakan perangkat Android masing-masing untuk mengakses aplikasi ujian khusus di bawah pengawasan ketat dari pihak panitia.

Kepala MTsN 4 Majalengka, H. Ahmad Jayanegara, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa penerapan sistem digital ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bagian dari langkah strategis transformasi pendidikan madrasah di wilayah Kabupaten Majalengka.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian digital ini merupakan bagian dari upaya kita melakukan transformasi pendidikan madrasah di wilayah Kabupaten Majalengka. Seluruh siswa tampak antusias dan sudah terbiasa dengan sistem ini. Pengawasan berjalan ketat, tidak ada siswa yang melanggar aturan, dan hasil ujian bisa langsung terinput secara digital sehingga mempercepat proses penilaian,” ujar Ahmad saat memantau jalannya ujian.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia UM, Enok Herlin, S.Pd., mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang membuat suasana ujian tetap kondusif.

Kepala Kemenag Majalengka Hadiri Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama: Perkuat Sinergitas demi Majalengka Langkung Sae

“Alhamdulillah, pelaksanaan UM tahun ini berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif. Hingga hari keempat ini, tidak ada kendala berarti yang mengganggu jalannya ujian,” tuturnya.

Respons positif juga datang dari peserta didik. Agnia Fadila Riyanto, salah satu siswi kelas IX, mengaku lebih nyaman mengerjakan soal melalui gawai dibandingkan menggunakan kertas (konvensional). Menurutnya, tampilan aplikasi yang menarik membuat fokus pengerjaan menjadi lebih baik.

“Senang rasanya UM berbasis Android ini, karena lebih nyaman dan mudah. Selain itu, kita juga bisa menghemat penggunaan kertas, yang secara tidak langsung artinya kita ikut mendukung pelestarian lingkungan,” ungkap Agnia.

Dengan kesuksesan pelaksanaan UM berbasis Android ini, MTsN 4 Majalengka membuktikan kesiapannya dalam menghadapi era pendidikan yang semakin terdigitalisasi, sekaligus mencetak generasi yang literat terhadap teknologi.

Kontributor : Endang Mu’min

Sinergi Lintas Sektoral, KUA Sumberjaya Bekali 30 Catin Materi Keagamaan hingga Pencegahan Stunting

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *