Berita Daerah
Beranda » Berita » ​Tingkatkan Mutu dan Karakter, 112 Siswa MTsN 10 Majalengka Ikuti Ujian Madrasah Berbasis Android

​Tingkatkan Mutu dan Karakter, 112 Siswa MTsN 10 Majalengka Ikuti Ujian Madrasah Berbasis Android

​Jatiwangi (KEMENAG) – Sebanyak 112 siswa MTsN 10 Majalengka mengikuti pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan yang menjadi parameter evaluasi belajar siswa kelas akhir ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin (4/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026).

​Bertempat di lingkungan madrasah yang berlokasi di Jalan Gorowong Permai No. 1171, Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, pelaksanaan ujian terbagi ke dalam lima ruang kelas. Mengadaptasi transformasi digital, ujian dilaksanakan secara daring dengan memanfaatkan perangkat telepon seluler (smartphone) berbasis Android milik masing-masing siswa.

​Kepala MTsN 10 Majalengka, H. Dadang, M.Pd.I., menyampaikan apresiasinya atas kelancaran proses ujian yang berjalan dengan tertib dan khidmat. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari sinergitas seluruh elemen madrasah.

​”Pelaksanaan Ujian Madrasah tahun ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana berkat kerja sama yang baik antara panitia, dewan guru, tenaga kependidikan, serta dukungan dari berbagai pihak,” ujar Dadang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).

​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penggunaan teknologi dalam ujian ini bukan sekadar inovasi teknis, melainkan media penguatan integritas siswa.

Kepala Kemenag Majalengka Hadiri Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama: Perkuat Sinergitas demi Majalengka Langkung Sae

​”Ujian berbasis Android ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga sebagai upaya pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” imbuhnya.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Junaedi, S.Pd.I., melaporkan bahwa hingga hari ketiga pelaksanaan, tidak ditemukan kendala teknis yang berarti. Kesiapan mental siswa dan profesionalisme pengawas menjadi kunci utama suksesnya agenda ini.

​”Pelaksanaan ujian yang diikuti oleh 112 siswa ini telah berlangsung dengan penuh tanggung jawab. Seluruh peserta menunjukkan kesiapan dan kedisiplinan yang baik, didukung oleh panitia dan pengawas yang profesional, sehingga rangkaian ujian berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti,” jelas Junaedi.

​Pihak madrasah berharap Ujian Madrasah ini dapat menjadi sarana evaluasi yang efektif dalam memetakan serta meningkatkan mutu pembelajaran. Selain itu, hasil ujian diharapkan mampu mencerminkan capaian kompetensi peserta didik secara optimal sebagai bekal mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kontributor : Endang Mu’min

Sinergi Lintas Sektoral, KUA Sumberjaya Bekali 30 Catin Materi Keagamaan hingga Pencegahan Stunting

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *