Berita Daerah MAN

Tampil di Rumah Sendiri, Muhammad Rijal Buktikan Mental Juara di Porseni Bahasa Arab

Jatiwangi (KEMENAG) — Berdiri di hadapan dewan juri dan peserta dari berbagai madrasah bukan perkara mudah. Apalagi ketika setiap peserta membawa nama madrasah masing-masing. Namun, Muhammad Rijal justru mampu melewati tekanan itu dan membawa MAN 3 Majalengka meraih Juara II Porseni bidang Pidato Bahasa Arab tingkat Kabupaten Majalengka yang berlangsung di Masjid Al-Azfar, Senin (10/8/2026).

Siswa kelas XI MAN 3 Majalengka itu mengaku pengalaman tampil di hadapan juri tetap menghadirkan ketegangan, meskipun perlombaan berlangsung di lingkungan madrasahnya sendiri.

Menurut Rijal, suasana perlombaan tingkat Aliyah terasa berbeda dibandingkan pengalaman yang pernah ia rasakan ketika masih duduk di bangku MTs. Peserta yang tampil datang dengan persiapan dan kemampuan terbaik sehingga persaingan terasa lebih ketat.

“Ini bukan kali pertama saya mengikuti ajang seperti ini. Saat MTs dulu, saya juga pernah mewakili madrasah di tingkat kabupaten. Namun, atmosfer dan tantangan di tingkat Aliyah terasa jauh berbeda dan lebih kompetitif,” ujar Rijal saat menceritakan pengalamannya, Rabu (12/8/2026).

Bagi Rijal, tantangan terbesar bukan hanya menghafalkan materi pidato dalam bahasa Arab. Ia juga harus menjaga pengucapan, intonasi, ekspresi, serta keberanian ketika berhadapan langsung dengan dewan juri.

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

Saat namanya dipanggil untuk tampil, semua persiapan yang telah dilakukan menjadi bekal untuk menaklukkan rasa gugup. Ia berusaha tetap tenang dan menyampaikan pidato sebaik mungkin hingga penampilannya berakhir.

Hasilnya cukup membanggakan. Rijal berhasil menempati posisi kedua setelah bersaing dengan peserta perwakilan Madrasah Aliyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka.

Meski belum berhasil melaju ke tingkat provinsi, Rijal tidak melihat hasil tersebut sebagai akhir. Baginya, pengalaman tampil dan berkompetisi justru menjadi bekal berharga untuk menghadapi ajang berikutnya.

“Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar. Walaupun belum berkesempatan mewakili ke tingkat provinsi, saya tetap bangga bisa meraih peringkat kedua dan membawa nama baik madrasah,” katanya.

Pengalaman tersebut juga memberinya pelajaran bahwa keberanian tampil sama pentingnya dengan kemampuan menguasai materi. Ia menyadari bahwa semakin sering mengikuti perlombaan, semakin banyak pula pengalaman yang dapat digunakan untuk memperbaiki kekurangan.

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Staff TU MTsN 7 Majalengka Ikuti Bincang Asyik Aset Negara

Bagi MAN 3 Majalengka, capaian Rijal menjadi salah satu bukti bahwa kemampuan berbahasa Arab dapat berkembang ketika siswa diberi ruang untuk berlatih, tampil, dan berkompetisi.

Dari sebuah panggung lomba di Masjid Al-Azfar, Rijal pulang membawa lebih dari sekadar trofi. Ia membawa pengalaman tentang bagaimana mengelola kegugupan, menghadapi persaingan, dan tetap percaya diri ketika membawa nama madrasah di hadapan orang lain.

Kontributor : Firman Saefatullah

MTsN 13 Majalengka Ikuti OMI, Asah Potensi Akademik dan Semangat Berprestasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *