Berita Daerah MAN

Integrasi AI dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia, Siswa MAN 1 Majalengka Kembangkan Infografis Diri

Talaga (KEMENAG) — Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas XII-11 MAN 1 Majalengka berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Mengusung tema “Mengenal Diri, Menata Masa Depan”, para siswa dibimbing untuk merancang karya infografis pribadi berbasis teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Perpustakaan Madrasah, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang digagas oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Heni Fauziah Hidayat, S.Pd., ini bertujuan untuk melatih literasi digital sekaligus mengajak peserta didik mengenali potensi diri, merancang cita-cita, serta memetakan langkah strategis yang akan ditempuh setelah lulus dari madrasah, baik untuk studi lanjut maupun dunia kerja.

Dalam prosesnya, para siswa memanfaatkan berbagai platform digital berbasis AI untuk membantu penyusunan konsep desain, penataan tata letak (layout), hingga pengembangan ide visual yang kreatif. Setiap karya infografis yang dihasilkan memuat profil identitas diri, rekaman prestasi, minat dan bakat, cita-cita, serta rencana karier masa depan secara terstruktur.

Guna menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis dan melatih kesiapan tampil di depan publik, guru memanfaatkan aplikasi spin wheel digital untuk menentukan siswa yang mempresentasikan karyanya secara acak. Metode interaktif ini terbukti efektif menjaga fokus serta partisipasi aktif seluruh peserta didik sepanjang jam pelajaran.

Menurut Heni Fauziah Hidayat, S.Pd., pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam pembelajaran tidak hanya membantu siswa menghasilkan karya visual yang menarik, tetapi juga mengasah keterampilan abad ke-21.

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

“Pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran tidak hanya membantu siswa menghasilkan karya yang lebih kreatif dan menarik, tetapi juga melatih literasi digital yang menjadi salah satu keterampilan penting di era saat ini. Teknologi dimanfaatkan sebagai sarana untuk menggali ide, mempercepat proses desain, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan yang semakin berbasis teknologi,” jelas Heni.

Metode pembelajaran inovatif ini mendapat respon positif dari para peserta didik. Rehan, salah seorang siswa kelas XII-11, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti pembelajaran interaktif berbasis AI tersebut.

“Saya jadi lebih percaya diri untuk menyampaikan cita-cita dan rencana masa depan saya. Penggunaan AI membuat proses membuat infografis lebih mudah dan hasilnya jauh lebih menarik,” ujar Rehan.

Pemanfaatan kecerdasan buatan dan media digital dalam proses belajar-mengajar ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana yang sangat efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi peserta didik di lingkungan madrasah. Melalui penguasaan teknologi digital yang bijak, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang kreatif, inovatif, serta siap bersaing di era digital.

Langkah inovatif ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menginspirasi tenaga pendidik lainnya di lingkungan MAN 1 Majalengka untuk terus bertransformasi secara digital. Inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman ini diharapkan memberikan dampak positif langsung terhadap peningkatan kualitas MAN 1 Majalengka.

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Staff TU MTsN 7 Majalengka Ikuti Bincang Asyik Aset Negara

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *