Berita Daerah

Supervisi Akademik, Kepala MTsN 7 Majalengka Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Jatitujuh (KEMENAG) — Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., melaksanakan supervisi akademik terhadap guru Bahasa Inggris, Tri Ayu Sukanti, S.Pd., saat proses pembelajaran di kelas 7C, Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pada jam pelajaran ketiga dan keempat tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi profesional guru.

Supervisi akademik dilaksanakan melalui pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran yang berlangsung di dalam kelas. Kepala Madrasah mencermati berbagai aspek pembelajaran, mulai dari pengelolaan kelas, interaksi guru dengan peserta didik, penyampaian materi, hingga keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran.

Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Peserta didik kelas 7C mengikuti pembelajaran dengan baik, sementara guru membangun interaksi aktif sehingga proses belajar mengajar berjalan secara efektif.

Dedi Priatna menjelaskan bahwa supervisi akademik tidak semata-mata ditujukan untuk menilai kinerja guru. Menurutnya, supervisi merupakan bagian dari pembinaan yang bertujuan membantu guru melakukan refleksi sekaligus mengembangkan kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran.

“Kegiatan ini untuk membantu guru mengembangkan kemampuan profesional mereka dalam mengelola proses belajar mengajar, guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan mutu prestasi belajar murid,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, supervisi akademik menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun budaya pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan tersebut, guru dapat memperoleh masukan yang konstruktif, melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran, serta menentukan langkah perbaikan yang dapat diterapkan pada pembelajaran berikutnya.

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

Menurut Dedi, peningkatan kualitas pendidikan tidak terlepas dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Oleh karena itu, supervisi akan dilakukan secara berkelanjutan kepada seluruh guru di MTsN 7 Majalengka.

“Supervisi akademik ini akan dilaksanakan secara rutin. Selain kepala madrasah, pelaksanaannya juga dapat melibatkan guru-guru senior sebagai bagian dari upaya membangun budaya saling belajar dan berbagi pengalaman,” tambahnya.

Sementara itu, Tri Ayu Sukanti, S.Pd., menyambut positif pelaksanaan supervisi akademik tersebut. Ia menilai masukan yang diberikan selama kegiatan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki dan mengembangkan proses pembelajaran.

“Saya mendapat masukan berharga untuk perbaikan pembelajaran ke depannya,” ungkap Ayu.

Pelaksanaan supervisi akademik secara rutin diharapkan tidak hanya menjadi instrumen evaluasi, tetapi juga menjadi sarana pendampingan dan pengembangan profesional guru. Dengan demikian, proses pembelajaran di MTsN 7 Majalengka dapat terus berkembang, semakin efektif, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi peserta didik.

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Staff TU MTsN 7 Majalengka Ikuti Bincang Asyik Aset Negara

Komitmen tersebut menjadi bagian dari ikhtiar MTsN 7 Majalengka dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi guru, perbaikan proses pembelajaran, dan penciptaan budaya akademik yang positif. Pada akhirnya, peningkatan kualitas pembelajaran diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan prestasi peserta didik serta mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.

Kontributor: Suratman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *