Berita Daerah MAN

Pesan Keteladanan Semut di MAN 2 Majalengka: Ajak Siswa Bangun Budaya Ramah dan Gotong Royong

Rajagaluh (KEMENAG) — Pelaksanaan upacara bendera rutin di MAN 2 Majalengka pada Senin (10/8/2026) memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Pembina Upacara, Dra. Hj. Wawat Rohmawati, M.Pd.I., menyampaikan amanat inspiratif dengan mengajak seluruh peserta upacara meneladani filosofi kehidupan semut.

Dalam amanatnya, Wawat menekankan tiga karakter positif utama yang dimiliki oleh semut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah. Ketiga karakter tersebut meliputi kebiasaan saling menyapa dan mengucapkan salam, bersikap ramah serta murah senyum, hingga membangun kedisiplinan dan semangat gotong royong.

Pesan bernilai filosofis yang dibawakan secara sederhana tersebut mendapat respons positif dari para siswa, salah satunya Salwa, siswi kelas XII MAN 2 Majalengka. Ia mengaku amanat yang disampaikan tidak hanya memberikan pemahaman baru, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri terhadap kebiasaan sehari-hari.

“Amanat tadi sangat menarik dan berkesan karena kami diajak belajar dari hal sederhana, yaitu semut. Dari semut, kami bisa mengambil banyak pelajaran, terutama tentang kerja sama, kedisiplinan, saling menyapa, dan bersikap ramah,” ujar Salwa usai upacara.

Salwa menambahkan, imbauan untuk membudayakan tradisi saling menyapa dan mengucapkan salam merupakan poin penting yang sangat relevan untuk segera diterapkan di lingkungan sekolah.

MTsN 8 Majalengka Perkuat Karakter Siswa melalui Pembiasaan Keagamaan

“Hal yang paling saya ingat adalah pentingnya saling menyapa dan mengucapkan salam. Kadang hal sederhana seperti menyapa teman atau guru dianggap sepele, padahal itu bisa mempererat silaturahmi dan menciptakan suasana madrasah yang ramah,” tuturnya.

Selain budaya ramah, nilai gotong royong juga dinilai sangat selaras dengan aktivitas keseharian siswa, baik dalam proses pembelajaran akademik maupun kegiatan berorganisasi.

“Semut mengajarkan bahwa pekerjaan berat akan terasa lebih mudah jika dilakukan bersama. Saya berharap kami sebagai siswa bisa menerapkan semangat tersebut, tidak hanya saat kegiatan madrasah, tetapi juga dalam belajar dan kehidupan sehari-hari,” tambah Salwa.

Amanat pada upacara rutin tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh civitas academica MAN 2 Majalengka bahwa pembentukan karakter positif dapat digali dari hal-hal sederhana di sekitar. Melalui pesan ini, para siswa diharapkan terdorong untuk terus memperkuat kedisiplinan, menjaga kebersamaan, serta mewujudkan lingkungan madrasah yang harmonis.

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Perkuat Tata Kelola Aset Negara, Staff TU MTsN 7 Majalengka Ikuti Bincang Asyik Aset Negara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *