Berita Daerah
Beranda » Berita » MATAMUDA MTsN 3 Majalengka Tanamkan Budaya Antibullying Sejak Hari Pertama

MATAMUDA MTsN 3 Majalengka Tanamkan Budaya Antibullying Sejak Hari Pertama

Ligung(Kemenag) — MTsN 3 Majalengka membekali 318 peserta didik baru dengan pendidikan pencegahan bullying dalam rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027. Materi tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan sejak awal peserta didik memasuki dunia madrasah.

Kegiatan MATAMUDA dilaksanakan selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Juli 2026, dengan berbagai materi yang mendukung pengenalan lingkungan madrasah, penguatan karakter, penanaman nilai moderasi beragama, serta pembiasaan kedisiplinan. Materi pencegahan bullying disampaikan pada Selasa (15/7/2026) oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Desi Trisna Ayu Erza, S.Pd.

Dalam pemaparannya, Desi menjelaskan bahwa bullying merupakan perilaku yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti, mengintimidasi, atau merendahkan orang lain, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Ia juga menguraikan berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya perundungan, di antaranya kurangnya rasa percaya diri, keinginan mencari perhatian, pengaruh lingkungan, hingga adanya rasa dendam.

Untuk memperkuat pemahaman peserta didik, penyampaian materi dilanjutkan dengan kegiatan pembuatan poster bertema antibullying secara berkelompok. Melalui aktivitas tersebut, peserta didik diajak mengekspresikan kreativitas sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif tentang pentingnya saling menghormati dan menolak segala bentuk perundungan. Poster terbaik akan dipajang di majalah dinding madrasah sebagai media edukasi bagi seluruh warga madrasah.

Kepala MTsN 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., menegaskan bahwa materi antibullying merupakan bekal penting bagi peserta didik baru dalam membangun budaya madrasah yang ramah dan berkarakter.

MAN 3 Majalengka Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta, Belajar Tak Lagi Sekadar Menghafal

“Melalui materi ini, kami ingin menanamkan kepada seluruh peserta didik baru bahwa tidak ada tempat bagi bullying di lingkungan madrasah. Kami berharap mereka mampu membangun budaya saling menghargai, peduli terhadap sesama, serta berani menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab peserta didik, tetapi juga seluruh warga madrasah. Oleh karena itu, MTsN 3 Majalengka akan terus menguatkan program pembinaan karakter melalui layanan bimbingan dan konseling, pembiasaan sikap saling menghormati, serta berbagai kegiatan edukatif yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif.

Melalui rangkaian MATAMUDA, MTsN 3 Majalengka berharap peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan madrasah, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai kepedulian dan toleransi. Upaya tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah dan memperkuat kualitas layanan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka kepada masyarakat.

editor: D.Win

Mahasiswa KKN UNMA Hadirkan Smart Village Academic di MTsN 11 Majalengka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *