Berita Daerah MAN

Transformasi Pembelajaran Digital, Guru MAN 1 Majalengka Gelar Pelatihan Penggunaan Smartboard

Talaga (KEMENAG) — Dalam upaya meningkatkan kualitas serta interaktivitas pembelajaran berbasis digital, jajaran guru lintas mata pelajaran MAN 1 Majalengka menggelar pelatihan dan kolaborasi pemanfaatan papan pintar (smartboard). Kegiatan peningkatan kompetensi digital tersebut berlangsung di Perpustakaan MAN 1 Majalengka, Selasa (18/8/2026).

Agenda pelatihan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh enam guru dari berbagai disiplin ilmu, yakni Hilda Salsabila, S.Pd. (Matematika), Edwin Erdiyana, S.Kom. (Informatika dan Coding), Ida Maryam Nurlailiyah, S.Pd. (Matematika), Anik Dermawati, S.Pd. (Geografi), Siti Rohmah, S.Hum. (Sejarah), dan Titin Watoniah, S.Pd. (Bahasa Indonesia). Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui metode kolaboratif, diskusi, hingga uji coba simulasi mengajar secara bergantian.

Selama sesi workshop, para peserta aktif mengeksplorasi ragam fitur canggih smartboard, mulai dari pembuatan grafik interaktif, pemanfaatan alat bantu visual, hingga integrasi media digital ke dalam modul ajar. Praktik langsung difokuskan pada penyampaian materi kompleks seperti Matematika dan Coding agar proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi lebih efisien dan partisipatif.

Pemateri pelatihan sekaligus Guru Informatika dan Coding MAN 1 Majalengka, Edwin Erdiyana, S.Kom., menjelaskan pentingnya adaptasi teknologi peranti modern bagi para pendidik.

“Penggunaan smartboard bukan sekadar mengganti papan tulis konvensional, melainkan membawa pengalaman belajar yang jauh lebih visual, dinamis, dan responsif. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan para guru dari berbagai bidang studi mampu mengintegrasikan media digital secara mudah untuk mendukung efektivitas Kurikulum Merdeka,” ujar Edwin.

Pembelajaran Aqidah Akhlak MTsN 1 Majalengka Padukan Presentasi dan Teknologi Digital

Sementara itu, Guru Matematika MAN 1 Majalengka, Hilda Salsabila, S.Pd., menyuarakan manfaat nyata yang dirasakannya usai mengikuti sesi latihan interaktif tersebut.

“Simulasi langsung ini sangat membantu kami, khususnya dalam menyajikan konsep-konsep abstrak seperti rumus dan grafik Matematika agar lebih mudah dipahami siswa. Dengan dukungan fitur interaktif ini, suasana kelas dipastikan akan terasa lebih seru dan mendorong partisipasi aktif peserta didik,” ungkap Hilda.

Sebagai tindak lanjut, MAN 1 Majalengka berkomitmen untuk terus memfasilitasi pendampingan teknologi pembelajaran secara berkala dan mendorong penerapan smartboard di seluruh ruang kelas secara bertahap.

Semoga penguatan kompetensi digital guru ini dapat memicu inovasi pembelajaran yang berkualitas, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu serta akselerasi layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

SIGAP BAZNAS Jadi Sarana Siswa MTsN 11 Majalengka Menumbuhkan Kebiasaan Berinfak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *