Jatiwangi (KEMENAG) – Upaya mengurangi sampah plastik di lingkungan madrasah mulai digerakkan dari kebiasaan paling sederhana: membawa botol minum sendiri. MAN 3 Majalengka menggalakkan gerakan “Own Tumbler” sebagai langkah nyata mengurangi penggunaan air minum kemasan sekali pakai sekaligus memperkuat komitmen menuju Sekolah Adiwiyata Nasional, Senin (7/9/2026).
Gerakan tersebut dipusatkan di kelas XII dan melibatkan seluruh siswa MAN 3 Majalengka. Tidak sekadar menjadi slogan, “Own Tumbler” diarahkan menjadi kebiasaan sehari-hari warga madrasah dalam mengurangi timbulan sampah plastik dari sumbernya.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya beralih dari penggunaan botol atau gelas plastik sekali pakai menuju tumbler atau botol minum pribadi. Edukasi diberikan untuk membangun pemahaman siswa bahwa persoalan sampah plastik dapat ditekan melalui perubahan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
Gerakan ini menjadi salah satu langkah MAN 3 Majalengka dalam membangun budaya pengelolaan lingkungan yang dimulai dari warga madrasah sendiri. Dengan membawa tumbler, siswa tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap kemasan sekali pakai, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan madrasah.
Hj. Ela Nurlaela, M. Pd. Kepala MAN 3 Majalengka mengapresiasi keterlibatan siswa dalam gerakan tersebut. Menurutnya, perubahan besar dalam menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
“Gerakan membawa tumbler bukan sekadar gaya hidup, tetapi bentuk ikhtiar nyata dalam menjaga kelestarian alam. Kami berharap kebiasaan sederhana ini dapat terus dilakukan dan menjadi bagian dari keseharian seluruh warga madrasah,” ujarnya.
Untuk memperkuat keberlanjutan program, madrasah akan menyiapkan fasilitas pengisian air minum di sejumlah titik strategis. Konsistensi pelaksanaan gerakan juga akan dipantau secara berkala agar penggunaan tumbler tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat berbagai upaya MAN 3 Majalengka dalam membangun lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Pengurangan sampah plastik menjadi bagian penting dari kebiasaan ekologis yang ingin dibangun melalui keterlibatan aktif siswa.
Dengan gerakan “Own Tumbler”, MAN 3 Majalengka menempatkan perubahan perilaku sebagai bagian dari perjalanan menuju Adiwiyata Nasional. Dari satu botol minum yang digunakan berulang kali, madrasah mendorong perubahan yang lebih besar: berkurangnya sampah plastik dan tumbuhnya kesadaran bersama untuk merawat lingkungan.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar