Berita Daerah
Beranda » Berita » Tekan Angka Perceraian, 30 Catin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Kadipaten

Tekan Angka Perceraian, 30 Catin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Kadipaten

Kadipaten (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kadipaten menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi para calon pengantin (catin) di Aula Balai Nikah KUA setempat, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) dan dijadwalkan melangsungkan akad pernikahan pada bulan Mei hingga awal Juni mendatang.

Kepala KUA Kecamatan Kadipaten sekaligus Fasilitator Bimwin, Puadi, S.Ag., membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bimwin merupakan program strategis pemerintah sebagai bentuk kepedulian nyata dalam mengawal kokohnya institusi keluarga serta menekan angka perceraian di masyarakat.

“Melalui bimbingan ini, para calon pengantin diharapkan jauh lebih siap secara lahir dan batin dalam mengarungi bahtera rumah tangga, guna mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Puadi.

Sebagai fasilitator, Puadi juga mengupas tuntas materi esensial mengenai konsep “Tujuh Kesalingan”. Ia menekankan pentingnya implementasi prinsip saling memahami, menghargai, menyayangi, dan melindungi antara suami-istri demi menjaga kelanggengan serta keharmonisan hubungan dalam jangka panjang.

Pilar Keluarga Sakinah dan Kesiapan Pranikah

KUA Rajagaluh Gelar Bimbingan Perkawinan : Bekali Calon Pengantin Mewujudkan Keluarga Sakinah

Hadir sebagai narasumber terbimtek, Nunung Nurhayati, S.Ag., memaparkan materi mengenai lima pilar keluarga sakinah. Dalam sesinya, ia menghidupkan suasana melalui metode “Tepuk Sakinah” yang sempat viral di kalangan praktisi.

Nunung mengingatkan bahwa “Tepuk Sakinah” bukan sekadar sarana pencair suasana (ice breaking), melainkan media edukasi yang memuat pilar-pilar penting untuk dipahami, diresapi, dan diaktualisasikan oleh pasangan setelah menikah.

Sementara itu, Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Kadipaten, Tati Rohaeti, A.Md., memberikan pembekalan mendalam terkait “10 Kesiapan Pranikah”. Kesepuluh aspek tersebut meliputi kesiapan usia, fisik, finansial, mental, emosi, sosial, moral, interpersonal, intelektual, hingga keterampilan hidup.

“Dalam menjalani kehidupan berumah tangga, segala sesuatu bermula dan kembali kepada diri kita sendiri. Jika kesiapan ini sudah ditanamkan dari dalam diri, maka tidak akan ada ego untuk saling menuntut antar-pasangan,” jelas Tati di hadapan para peserta.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi

Bangun Pondasi Keluarga Sakinah, KUA Malausma Gelar Bimwin Catin Guna Wujudkan Rumah Tangga Berkualitas

Melengkapi kesiapan dari sektor kesehatan, Bidan Terampil dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Kadipaten, Nita Amalia Pebrianti, A.Md.Keb., turut hadir menyampaikan materi krusial tentang Kesehatan Reproduksi (Kespro).

Nita menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi merupakan keadaan sehat secara fisik, mental, dan sosial yang utuh dalam segala aspek yang berkaitan dengan sistem reproduksi. Menurutnya, kelalaian dalam menjaga kesehatan reproduksi dapat membawa dampak signifikan yang mengubah garis hidup seseorang.

“Sangat penting bagi calon pengantin untuk menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Hal ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas serta meningkatkan kesadaran bersama untuk membangun rumah tangga yang sehat,” pungkas Nita.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diharapkan dapat menjadi bekal komprehensif bagi para catin di Kecamatan Kadipaten, baik dari sisi fondasi agama, kesiapan mental-psikologis, manajemen keluarga, hingga kesehatan fisik menjelang hari bahagia mereka.

Kontributor : Pupung Purnama Giri

Buka Bimwin di Lemahsugih, Kepala Kemenag Majalengka Titipkan 7 Tujuan Pernikahan bagi Catin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *