Berita Daerah
Beranda » Berita » Bangun Pondasi Keluarga Sakinah, KUA Malausma Gelar Bimwin Catin Guna Wujudkan Rumah Tangga Berkualitas

Bangun Pondasi Keluarga Sakinah, KUA Malausma Gelar Bimwin Catin Guna Wujudkan Rumah Tangga Berkualitas

Majalengka (KEMENAG) – Dalam upaya nyata meningkatkan ketahanan keluarga dan menekan laju angka perceraian, Kantor Urusan Agama (KUA) Malausma kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi para Calon Pengantin (Catin) pada Senin (18/5/2026). Kegiatan pembekalan pra-nikah yang bertempat di aula utama Kantor KUA Malausma ini diikuti dengan penuh antusias dan khidmat oleh sedikitnya 30 peserta yang bersiap menuju jenjang pernikahan.

​Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., serta Kepala KUA Kecamatan Malausma, Agus Susanto, M.Ag. Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, pihak KUA juga menghadirkan jajaran narasumber lintas sektoral, di antaranya Fasilitator Bimwin H. Jalaludin, S.Ag., M.Pd.I., narasumber dari Puskesmas Malausma Bidan Cicih Sukaesih, S.Keb., serta narasumber dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Malausma, Dedep Apriadi, S.H.

​Dalam arahannya saat membuka acara, Kasi Bimas Islam Kemenag Majalengka, Sofyan Firdaus, menegaskan bahwa program Bimwin ini merupakan salah satu pilar penting kebijakan Kementerian Agama untuk meminimalisir angka perceraian, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat yang secara statistik masih memerlukan perhatian serius. Ia mengingatkan para peserta bahwa esensi dari sebuah pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan sebuah komitmen sakral yang membutuhkan kedewasaan sikap.

​”Menikah adalah ikatan batin yang kuat antara suami dan isteri yang pasti berangkat dari berbagai perbedaan latar belakang, baik dari segi ekonomi, tingkat pendidikan, maupun kondisi sosial budaya. Oleh karena itu, kunci utama untuk mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah adalah membangun komunikasi yang efektif di dalam keluarga serta membentengi rumah tangga agar tidak mudah terpengaruh oleh intervensi negatif dari pihak luar,” tegas Sofyan.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Kecamatan Malausma, Agus Susanto, dalam sambutan penerimaannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kesiapan para peserta. Ia menaruh harapan besar agar pembekalan ini tidak sekadar menjadi formalitas administratif belaka, melainkan mampu diserap dengan baik sebagai bekal utama menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga.

KUA Rajagaluh Gelar Bimbingan Perkawinan : Bekali Calon Pengantin Mewujudkan Keluarga Sakinah

​”Kami berharap, melalui kegiatan Bimwin Catin ini, para peserta mendapatkan ilmu yang aplikatif dan kesiapan mental yang matang. Semoga kegiatan ini benar-benar bisa menjadi penguat dan pondasi yang kokoh bagi mereka dalam membina mahligai rumah tangga yang harmonis, sakinah, dan tangguh menghadapi tantangan zaman,” harap Agus.

​Sepanjang hari pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan materi berbobot yang disajikan secara interaktif dari tiga sudut pandang keilmuan:

Aspek Keagamaan dan Relasi Keluarga

Fasilitator Bimwin, Jalaludin, mengupas secara mendalam materi tentang konsep “Tujuh Kesalingan” (kesalingan dalam memahami, menghargai, menyayangi, dan melindungi) yang harus diimplementasikan oleh pasangan suami-isteri demi menjaga kelanggengan dan keharmonisan jangka panjang.

Aspek Kesehatan dan Reproduksi

Tekan Angka Perceraian, 30 Catin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Kadipaten

Narasumber dari Puskesmas Malausma, Bidan Cicih Sukaesih, memberikan edukasi krusial mengenai manajemen kesehatan keluarga, pentingnya menjaga kesehatan mental, serta pemahaman mendalam mengenai bahaya dan pencegahan stunting (tengkes) sejak dini demi melahirkan generasi penerus yang sehat.

Aspek Perencanaan dan Ketahanan Ekonomi

Narasumber dari PLKB, Dedep Apriadi, menyampaikan materi khusus bertajuk “Mempersiapkan Keluarga Berkualitas”. Materi ini mengulas pentingnya manajemen keuangan, perencanaan jumlah anak, dan kesiapan sosial-ekonomi dalam membangun ketahanan keluarga yang mapan.

​Melalui pembinaan dan bimbingan perkawinan yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan ini, diharapkan seluruh calon pengantin di wilayah Kecamatan Malausma tidak hanya siap secara syariat dan hukum negara, tetapi juga memiliki bekal moralitas, kesehatan fisik-mental, serta kemandirian yang kokoh dalam mengabdi kepada keluarga, masyarakat, dan negara.

​Di akhir sesi, jajaran KUA Malausma bersama para fasilitator memberikan penguatan moral serta melakukan doa bersama, memohon agar seluruh peserta diberikan kelancaran hingga hari pernikahan dan dianugerahi keluarga yang penuh berkah.

Buka Bimwin di Lemahsugih, Kepala Kemenag Majalengka Titipkan 7 Tujuan Pernikahan bagi Catin

Kontributor : Pupung Purnama Giri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *