Berita Daerah

Tegas! Wakamad Kesiswaan MTsN 12 Majalengka Ingatkan Siswa Jaga Mental dan Hindari Pacaran

Rajagaluh [KEMENAG] – Suasana pagi di lapangan utama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka diwarnai dengan kegiatan pembinaan karakter yang komprehensif pada Rabu (2/9/2026). Ratusan siswa-siswi berkumpul dengan tertib untuk menyimak arahan langsung dari Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Juju Julaeha, S.Ag., M.Pd.I. Agenda edukatif dan penegakan disiplin ini dilangsungkan dengan khidmat tepat setelah seluruh peserta didik merampungkan rutinitas spiritual pagi mereka, yakni pembiasaan ngaji bersama dan salat Duha berjemaah.

Tumbuhkan Rasa Tanggung Jawab dan Kepedulian Lingkungan

Dalam pemaparannya, Juju menyoroti berbagai aspek fundamental terkait kedisiplinan dan pergaulan remaja. Poin pertama yang ditekankan adalah pentingnya kesadaran siswa dalam merawat fasilitas dan barang-barang di lingkungan madrasah. Ia menginstruksikan seluruh peserta didik untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, tidak hanya terhadap barang milik pribadi, tetapi juga barang milik teman sebaya maupun fasilitas umum sekolah. Sikap saling menjaga ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya kehilangan atau kerusakan yang memicu konflik antar-siswa.

Fokus Masa Depan, Prioritaskan Kesehatan Fisik dan Mental

Memasuki materi inti, pemateri memberikan sorotan tajam mengenai fenomena pergaulan remaja masa kini, khususnya terkait tren pacaran di usia sekolah. Ia memaparkan bahwa di usia belia, para siswa sangat rentan mengalami ketidakstabilan emosi yang dapat merusak kesehatan mental jika terjebak dalam dinamika pacaran yang tidak sehat.

Pembelajaran Aqidah Akhlak MTsN 1 Majalengka Padukan Presentasi dan Teknologi Digital

Di hadapan barisan peserta didik, Juju memberikan peringatan tegas sekaligus rekomendasi bijak agar siswa-siswi tetap fokus pada tujuan utama mereka di madrasah.

“Ibu sangat merekomendasikan agar kalian benar-benar memprioritaskan kesehatan, baik fisik maupun mental. Tolong diingat, sekarang ini belum saatnya bagi kalian untuk pacaran. Masa tsanawiyah adalah masa emas untuk belajar, mengukir prestasi, dan menggali potensi diri. Jangan biarkan fokus dan kesehatan mental kalian hancur hanya karena urusan asmara. Selain itu, mari budayakan kepedulian dengan saling menjaga barang pribadi maupun barang teman agar lingkungan belajar kita selalu aman,” tegas Juju memberikan nasihat layaknya seorang ibu kepada anak-anaknya.

Langkah preventif melalui pembinaan kesiswaan yang terintegrasi dengan pembiasaan ibadah pagi ini menjadi wujud nyata komitmen MTsN 12 Majalengka dalam merawat moral peserta didiknya. Melalui pendekatan yang tegas, penuh kasih sayang, dan humanis, madrasah optimis mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya brilian dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kedewasaan emosional dan benteng akhlak yang kukuh untuk menavigasi kerasnya tantangan masa depan.

Kontributor: Mohammad Rega Permana

SIGAP BAZNAS Jadi Sarana Siswa MTsN 11 Majalengka Menumbuhkan Kebiasaan Berinfak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *