Berita Daerah

Siswa MTsN 3 Majalengka Latih Public Speaking melalui Peran MC Maulid Nabi

Ligung (Kemenag) – Dua siswa MTsN 3 Majalengka mendapat kesempatan menjadi pembawa acara (MC) dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. di Masjid Asy-Syifa MTsN 3 Majalengka, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk melatih kemampuan berbicara di depan publik sekaligus meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan MTsN 3 Majalengka diawali dengan salat duha bersama. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan ekstrakurikuler Hadroh yang menggemakan selawat.

Memasuki acara inti, seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh dua siswa kelas IX, yakni Nayya Regita Triani dan Ghesa Ayunda. Keduanya dipercaya menjadi MC untuk mengatur jalannya acara, mulai dari membuka kegiatan, menyampaikan susunan acara, hingga memandu setiap rangkaian kegiatan agar berlangsung tertib dan lancar.

Pembina OSIS MTsN 3 Majalengka, Asep Supriana, S.Pd.I., dan Ratini, S.Pd.I., menyampaikan bahwa keterlibatan siswa sebagai MC merupakan bagian dari pembinaan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan peserta didik di luar kemampuan akademik.

“Melibatkan siswa secara langsung dalam berbagai kegiatan madrasah merupakan salah satu cara untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, sekaligus kepemimpinan. Menjadi MC memberikan pengalaman nyata bagi siswa untuk belajar mengelola sebuah acara,” ujar Asep.

Pembelajaran Aqidah Akhlak MTsN 1 Majalengka Padukan Presentasi dan Teknologi Digital

Nayya Regita Triani merupakan salah satu siswa yang dikenal aktif, berprestasi, dan memiliki keberanian untuk mencoba berbagai pengalaman baru. Sebelumnya, Nayya dipercaya menjadi perwakilan Kwarran Ligung dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Nayya bahkan mendapat kepercayaan menjadi ketua regu kontingen Kabupaten Majalengka.

Pengalaman tersebut menjadi bekal tersendiri bagi Nayya ketika mendapat amanah menjadi MC. Kemampuan berkomunikasi, keberanian tampil di hadapan banyak orang, serta pengalaman memimpin kelompok yang diperoleh melalui berbagai kegiatan menjadi modal dalam memandu acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.

Sementara itu, Ghesa Ayunda merupakan Ketua OSIS MTsN 3 Majalengka periode 2026. Pengalamannya dalam organisasi siswa turut mendukung kemampuannya untuk memimpin dan mengoordinasikan jalannya kegiatan. Kolaborasi Nayya dan Ghesa membuat pelaksanaan acara berlangsung lebih terarah dan komunikatif.

Pihak madrasah secara konsisten memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan. Tidak hanya sebagai peserta, siswa juga diberi ruang untuk mengambil peran sebagai petugas, panitia, pembawa acara, maupun pengisi kegiatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang mendorong siswa belajar melalui pengalaman langsung.

Ke depan, pembina OSIS akan terus mendorong keterlibatan siswa dalam berbagai kegiatan madrasah. Kesempatan menjadi MC diharapkan dapat diberikan secara bergiliran sehingga semakin banyak siswa memperoleh pengalaman berbicara di hadapan publik dan mengembangkan kemampuan kepemimpinannya.

SIGAP BAZNAS Jadi Sarana Siswa MTsN 11 Majalengka Menumbuhkan Kebiasaan Berinfak

“Harapannya, kemampuan berbicara siswa di depan publik semakin baik. Mereka semakin berani, percaya diri, mampu berkomunikasi dengan santun, dan memiliki kemampuan memimpin sebuah acara dengan baik,” tambah Ratini.

Melalui pembiasaan dan pemberian ruang kepada siswa untuk tampil, MTsN 3 Majalengka berharap lahir peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian, keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan karakter positif. Upaya tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta layanan Kementerian Agama kepada masyarakat.

Kontributor: Putri Siti Reykhani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *