Cingambul (KEMENAG) — MTsN 11 Majalengka menggelar simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 sebagai bagian dari upaya mematangkan kesiapan peserta sebelum mengikuti pelaksanaan kompetisi. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) di laboratorium komputer MTsN 11 Majalengka.
Simulasi tersebut diikuti para peserta dengan tekun dan penuh semangat. Mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan serius untuk membiasakan diri menghadapi suasana dan teknis pelaksanaan OMI yang sesungguhnya.
Kegiatan simulasi menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengukur kesiapan sekaligus mengenali berbagai hal yang perlu diperhatikan sebelum kompetisi berlangsung. Selain aspek penguasaan materi, peserta juga dilatih untuk lebih percaya diri, teliti, fokus, dan mampu mengelola waktu selama mengerjakan soal.
Pelaksanaan simulasi di laboratorium komputer juga memberikan pengalaman kepada peserta dalam mengikuti proses kompetisi berbasis komputer. Dengan demikian, peserta diharapkan semakin terbiasa dengan mekanisme pelaksanaan dan mampu mempersiapkan diri secara lebih optimal.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Nia Haryati, S.Pd., hadir langsung meninjau pelaksanaan simulasi. Ia mengapresiasi kesungguhan peserta yang mengikuti kegiatan dengan tekun serta mendorong mereka agar menjadikan simulasi sebagai sarana untuk mengevaluasi dan meningkatkan kesiapan.
“Simulasi ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan peserta, baik dari sisi penguasaan materi maupun kesiapan teknis. Kami berharap para peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, tetap percaya diri, dan terus berlatih,” ujar Nia.
Menurutnya, persiapan yang matang menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi kompetisi. Karena itu, peserta diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menjadikan proses latihan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan dan membangun karakter kompetitif yang positif.
Dengan terlaksananya simulasi OMI 2026, MTsN 11 Majalengka berharap para peserta semakin siap menghadapi kompetisi yang akan datang serta mendapatkan hasil yang diinginkan. Semangat belajar, ketekunan, serta dukungan madrasah diharapkan dapat menjadi modal bagi peserta untuk memberikan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama madrasah.
Kontributor: Riyan Mardiyana


Komentar