Kertajati (KEMENAG)— Dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Lomba Olahraga Baris Berbaris Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Forum Baris Indonesia (Forbasi) 2026, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) MTsN 8 Majalengka menggelar Latihan Gabungan (Latgab) bersama Paskibra MTs Wijaya Surya di Lapangan MTsN 8 Majalengka, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan diawali dengan pemanasan bersama untuk menjaga stamina dan fisik para anggota Paskibra. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan alur latihan utama, yaitu penyelarasan materi Latihan Baris Berbaris (LBB), variasi formasi, serta diakhiri dengan sesi evaluasi bersama antaranggota dan pembina.
Kolaborasi dan Evaluasi Bersama
Latihan gabungan ini dirancang sebagai ajang pertukaran ilmu, penguatan mental bertanding, serta sarana evaluasi mandiri bagi kedua madrasah sebelum tampil di ajang resmi.
“Latihan gabungan ini bukan sekadar persiapan kompetisi, melainkan wadah bagi para siswa untuk saling menyerap ilmu tambahan terkait teknik baris berbaris. Kami ingin para peserta bisa saling memberikan masukan dan kritik yang membangun antarpasukan,” ujar Pembina Paskibra MTsN 8 Majalengka, Azhar Fathurrochman.
Senada dengan hal tersebut, Pembina sekaligus Pelatih Paskibra MTs Wijaya Surya, Gungun, mengapresiasi sinergi yang terjalin antarmadrasah di wilayah Kabupaten Majalengka ini.
“Melalui Latgab ini, anak-anak belajar mengasah kedisiplinan dan kekompakan. Harapannya, evaluasi yang dilakukan bersama hari ini menjadi catatan penting untuk membenahi kekurangan teknik sebelum hari H pertandingan,” ungkap Gungun.
Tindak Lanjut dan Harapan
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, masing-masing tim pelatih akan fokus memantapkan catatan hasil evaluasi pada porsi latihan internal hingga hari pelaksanaan kompetisi tiba.
Melalui semangat kolaborasi dan pembinaan generasi muda berkarakter ini, kegiatan Latgab diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas ekstrakurikuler madrasah serta turut melambungkan citra dan layanan pendidikan Kementerian Agama di Kabupaten Majalengka.
Kontributor: Munirah


Komentar