Talaga (KEMENAG) — Guna memastikan kelancaran serta keandalan sistem ujian berbasis komputer, proktor dan teknisi MAN 1 Majalengka mematangkan persiapan teknis uji coba Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026. Persiapan sarana digital tersebut dipusatkan di Laboratorium Komputer MAN 1 Majalengka, Jumat (4/9/2026).
Rangkaian kegiatan persiapan dilaksanakan oleh tim teknis Titik Lokasi (Tilok) MAN 1 Majalengka yang terdiri dari Ena Herjuana, S.E. selaku Proktor dan Edwin Erdiyana, S.Kom. selaku Teknisi. Proses pengerjaan diawali dengan konfigurasinya perangkat komputer, instalasi aplikasi Computer Based Test (CBT) OMI 2026 pada setiap unit, pencetakan kartu login peserta, hingga sterilisasi serta penataan ruang laboratorium. Setiap perangkat diuji coba secara individual untuk memastikan kestabilan koneksi internet dan memastikan antarmuka login aplikasi dapat berjalan sempurna tanpa hambatan.
Penyelenggaraan pematangan infrastruktur ini dirancang sebagai bentuk mitigasi potensi gangguan teknis pada sistem online. Melalui pemeriksaan berlapis terhadap perangkat keras dan lunak, sarana teknologi informasi di madrasah dipastikan berada dalam kondisi prima untuk menunjang kenyamanan serta fokus para peserta saat mengerjakan soal.

Teknisi OMI Tahun 2026 Tilok MAN 1 Majalengka, Edwin Erdiyana, S.Kom., menjelaskan pentingnya kesiapan teknis dalam mendukung ajang kompetisi berbasis komputer.
“Uji coba ini sangat penting untuk memastikan seluruh perangkat, aplikasi, dan jaringan benar-benar siap digunakan. Kami melakukan pengecekan mulai dari pengesetan laptop, instalasi aplikasi CBT, penyiapan kartu login, hingga simulasi login peserta. Dengan begitu, pada hari pelaksanaan tidak ada kendala teknis yang mengganggu konsentrasi peserta,” ujar Edwin.
Sementara itu, Proktor OMI Tahun 2026 Tilok MAN 1 Majalengka, Ena Herjuana, S.E., menegaskan kesiapan sistem server dan sinkronisasi data peserta.
“Seluruh data peserta dan otentikasi akun telah kami verifikasi dalam sistem server CBT OMI 2026. Penyiapan kartu login dan pengondisian ruang laboratorium ini kami lakukan agar alur pelaksanaan simulasi dapat berjalan dengan tertib, teratur, dan sesuai dengan prosedur standar yang ditetapkan,” ungkap Ena.
Sebagai tindak lanjut, tim teknis akan tetap mengawal pemeliharaan sistem jaringan serta melakukan pemantauan berkala pada unit laboratorium komputer hingga seluruh tahapan simulasi dan pelaksanaan OMI 2026 selesai diselenggarakan.
Melalui persiapan yang matang ini, diharapkan pelaksanaan Uji Coba OMI Tahun 2026 di Tilok MAN 1 Majalengka dapat berjalan lancar, tertib, dan bebas dari kendala teknis, sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan sarana teknologi informasi madrasah dalam mendukung peningkatan mutu serta kualitas layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar