Talaga (KEMENAG) — Guna mematangkan kesiapan akademik peserta didik jelang kompetisi sains, MAN 1 Majalengka terus menggembleng siswanya melalui bimbingan intensif. Pembinaan khusus bidang Matematika untuk ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tersebut dipusatkan di Ruang Guru MAN 1 Majalengka, Kamis (3/9/2026).
Rangkaian kegiatan berlangsung pada pukul 08.45 hingga 09.45 WIB di bawah pendampingan langsung guru mata pelajaran. Pembinaan menyasar peserta didik kelas XI-3, Azam Mustafani, dengan fokus pembahasan soal-soal Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2023. Sebanyak lima soal tingkat tinggi dibedah secara mendalam, mencakup cakupan materi aritmatika modulo/pola bilangan, soal cerita persamaan kuadrat, teori bilangan/pembagian, aljabar dan optimasi sederhana, hingga cabang matematika kombinatorika.
Penyelenggaraan bimbingan ini dirancang untuk melatih ketangkasan berpikir logis, analitis, dan sistematis peserta dalam memecahkan soal-soal berstandar olimpiade. Melalui pendampingan tatap muka yang terfokus, pola penyelesaian soal-soal rumit dapat dipahami secara presisi oleh peserta didik sebagai modal penting menghadapi ketatnya persaingan kompetisi.

Guru Matematika sekaligus Pembimbing OMI MAN 1 Majalengka, Intan Krisdian Damayanti, S.Pd., menyampaikan pentingnya pembedahan variasi soal untuk meningkatkan daya analitis siswa.
“Pembahasan soal-soal KSM tahun sebelumnya ini sengaja kami rancang agar Azam terbiasa dengan variasi dan logika soal Olimpiade seperti aritmatika modulo hingga kombinatorika. Mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat, pendampingan ini difokuskan pada penguatan konsep mendasar dan efisiensi waktu pengerjaan,” ujar Intan.
Sementara itu, Azam Mustafani, siswa kelas XI-3 peserta bimbingan OMI Matematika, menyuarakan kesiapannya untuk mengoptimalkan persiapan mandiri.
“Sesi bimbingan bersama Bu Intan sangat membantu saya dalam memahami pola pengerjaan soal-soal olimpiade yang cukup rumit. Sisa waktu yang ada ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk mengulang materi dan berlatih soal secara mandiri agar bisa memberikan hasil terbaik bagi madrasah,” ungkap Azam.
Sebagai tindak lanjut, tim pembimbing OMI MAN 1 Majalengka akan memberikan himpunan bank soal latihan mandiri serta mengagendakan simulasi pengerjaan berbatas waktu sebelum hari H kompetisi.
Melalui bimbingan ini, diharapkan materi yang telah diajarkan dapat selalu diingat serta memicu semangat belajar mandiri peserta didik jelang pelaksanaan lomba, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan prestasi kesiswaan dan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar