Palasah, (KEMENAG) – Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) Lentera Hati Kecamatan Palasah kembali menggelar Pengajian Triwulan yang dirangkaikan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Jami Al-Ishlah, Desa Sindanghaji, Kecamatan Palasah, pada Rabu (1/7/2026) tersebut dihadiri oleh ratusan jemaah serta berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara ulama (pemimpin agama), umara (pemerintah), dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan kondusif di wilayah Kecamatan Palasah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Palasah Dhani Eka Rahadian, S.Sos. beserta istri; Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palasah H. Mahmud Roi, S.EI.; unsur Kepolisian yang diwakili oleh Endi; Kuwu Desa Sindanghaji Tarsim; serta anggota DPRD Kabupaten Majalengka Ade Duryawan, M.Pd. Selain itu, hadir pula para kiai, tokoh masyarakat, beserta jajaran pengurus dan anggota Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, dan berbagai majelis taklim se-Kecamatan Palasah.
Wadah Ukhuwah dan Ketahanan Moral
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang lantunkan secara bertenaga oleh Azka Ahsanulhaque Batu Bara. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua FKMT Lentera Hati Kecamatan Palasah, Komarudin, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Palasah.
Dalam sambutannya, Komarudin menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas formalitas organisasi.
“Pengajian triwulan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi wadah nyata bagi kita semua untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat. Lebih dari itu, ini adalah momen penting untuk mempererat kolaborasi seluruh elemen dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat,” ujar Komarudin.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Kecamatan Palasah, Mahmud Roi memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi FKMT Lentera Hati dalam membina umat dan mensinergikan berbagai elemen.
“Kami sangat mengapresiasi konsistensi FKMT Lentera Hati yang terus aktif membangun pembinaan keagamaan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Keberadaan majelis taklim memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga sebagai pilar utama dalam memperkuat ketahanan moral masyarakat kita saat ini,” tutur Roi.

Mewujudkan Palasah yang Bersih dan Berkah
Sementara itu, Camat Palasah, Dhani Eka Rahadian dalam sambutannya menegaskan pentingnya kebersamaan yang solid antara pihak birokrasi, tokoh agama, dan warga. Ia mengajak semua pihak untuk bergerak bersama demi kemajuan daerah.
“Semangat kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat harus tetap kita jaga dan rawat. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dalam mewujudkan Kecamatan Palasah yang bersih, kolaboratif, amanah, dan penuh keberkahan, sebagaimana tema besar yang kita usung dalam kegiatan hari ini,” tegas Dhani.
Polisi Menjaga Keamanan, Kiai Menjaga Keimanan
Puncak acara diisi dengan tausiyah mendalam yang disampaikan oleh KH. Iwan Sofwan Ansyori, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau mengupas tuntas betapa besarnya peran kiai dan ulama yang tidak dapat dipisahkan dari struktur sosial dan spiritual kehidupan umat sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa sejak awal kehidupan hingga akhir hayat, manusia senantiasa membutuhkan bimbingan para ulama. Mulai dari mendoakan ibu yang sedang mengandung dalam tradisi tujuh bulanan, memimpin doa dalam berbagai kegiatan keagamaan, memberikan nasihat kehidupan, memimpin salat jenazah, hingga memandu pelaksanaan tahlil ketika ada warga yang berpulang. Kehadiran kiai menjadikannya sebagai tempat utama bagi masyarakat untuk bertanya dan meminta bimbingan.
“Polisi bertugas menjaga keamanan masyarakat, sedangkan kiai bertugas menjaga keimanan masyarakat. Keduanya memiliki peran yang sama pentingnya dan saling melengkapi dalam menciptakan kehidupan yang aman, damai, tenteram, serta penuh dengan keberkahan,” ungkap KH. Iwan Sofwan Ansyori, yang langsung disambut antusias dan anggukan setuju dari ratusan jemaah.

Pengajian Triwulan FKMT Lentera Hati ini berjalan dengan penuh kekhusyukan hingga akhir. Antusiasme jemaah yang memadati Masjid Jami Al-Ishlah menjadi bukti nyata tingginya semangat spiritualitas sekaligus eratnya persatuan antarwarga di Kecamatan Palasah.
Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, FKMT Lentera Hati berharap kualitas ibadah umat semakin meningkat dan sinergi tripartit antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dapat terus terjaga demi Palasah yang religius, harmonis, aman, dan diberkahi Allah SWT.
Kontributor : H. Surya Darma Batubara


Komentar