Berita Kemenag
Beranda » Berita » Dorong Inovasi dan Adaptasi Digital, Kakankemenag Majalengka Bina Seluruh Penyuluh Agama

Dorong Inovasi dan Adaptasi Digital, Kakankemenag Majalengka Bina Seluruh Penyuluh Agama

Majalengka (KEMENAG) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan kegiatan Rapat Dinas Tetap Penyuluh Agama Islam di Aula KPRI Hikmah Kemenag Majalengka, Rabu (1/7/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi serta memantapkan peran penyuluh sebagai garda terdepan institusi di tengah masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., didampingi Kepala Seksi Bimas Islam, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., serta Ketua IPARI Kabupaten Majalengka, A. Sarkani, S.Ag., yang bertindak sebagai pemandu acara.

Dalam sambutan pembuka, Kepala Seksi Bimas Islam, H. Sofyan Firdaus, S.H., M.H., menekankan pentingnya peran penyuluh sebagai garda terdepan institusi. Ia menyoroti beberapa poin evaluasi, termasuk kedisiplinan kehadiran dan efektivitas komunikasi informasi keagamaan.

“Penyuluh adalah corong terdepan Kementerian Agama. Saya minta seluruh penyuluh harus disiplin dan responsif dalam menyampaikan informasi-informasi penting dari kementerian kepada masyarakat agar mereka tahu dan paham, terutama terkait layanan keagamaan yang akuntabel,” tegas Sofyan dalam sambutannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Euis Damayanti memberikan arahan strategis mengenai optimalisasi peran penyuluh. Menurutnya, penyuluh tidak hanya dituntut menguasai materi agama, tetapi juga harus adaptif terhadap teknologi informasi dan mampu menjadi konsultan yang solutif bagi masyarakat.

Tingkatkan Mutu Layanan, Kemenag Majalengka Gelar Supervisi KUA dan Matangkan Persiapan Zona Integritas

“Penyuluh harus bisa menyegarkan suasana di hadapan mustami’nya. Jangan sampai masyarakat merasa jenuh. Gunakan media digital untuk menyampaikan pesan keagamaan secara menarik. Selain itu, jadilah informator, edukator, sekaligus konsultan yang mampu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan,” ujar Euis saat memberikan arahan.

Euis juga mengingatkan pentingnya inovasi dalam berorganisasi dan perlunya penyuluh untuk terus membekali diri dengan kemampuan literasi digital. Ia menekankan bahwa efisiensi kerja dan pemanfaatan aplikasi pendukung adalah keharusan di era modern untuk mendukung tugas-tugas lapangan.

Selain membahas optimalisasi kinerja, rapat ini juga menjadi wadah evaluasi terhadap dinamika tugas penyuluh di lapangan, termasuk koordinasi terkait rotasi dan mutasi bagi penyuluh PPPK demi penyegaran organisasi. Rapat dinas tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis. Seluruh peserta yang terdiri dari penyuluh agama se-Kabupaten Majalengka menanggapi arahan pimpinan dengan antusiasme tinggi.

Kontributor : Endang Mu’min

Tingkatkan Keilmuan, Kanwil Kemenag Jabar Gelar Tadarus dan Pembelajaran Bahasa Arab secara Daring

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *