Berita Daerah

Gunakan Media Sosial dengan Bijak, Pembina Upacara MTsN 7 Majalengka Ingatkan Siswa Pentingnya Etika dan Adab di Dunia Digital

Jatitujuh (KEMENAG) — Etika dan adab dalam bermedia sosial menjadi amanat utama dalam pelaksanaan upacara bendera hari Senin di MTsN 7 Majalengka, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan dengan petugas upacara dari kelas 8A.

Bertindak sebagai pembina upacara, Hj. Aah Kana’ah, S.Ag., menyampaikan pentingnya membangun kesadaran peserta didik dalam menggunakan media sosial secara bijak, santun, dan bertanggung jawab. Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat, tetapi juga harus diimbangi dengan etika dan pengendalian diri.

Dalam amanatnya, Hj. Aah Kana’ah mengingatkan para peserta didik agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, menghindari komentar yang dapat menyakiti orang lain, serta tidak menggunakan media sosial untuk melakukan perundungan atau menyebarkan ujaran kebencian.

“Media sosial adalah ruang publik. Apa yang kita tuliskan, bagikan, dan komentari harus dipikirkan dengan baik. Jadilah pelajar yang mampu menggunakan media sosial untuk hal-hal positif, memberikan manfaat, menjaga sopan santun, dan tidak merugikan orang lain,” ujar Hj. Aah Kana’ah, S.Ag.

Ia juga menekankan bahwa karakter dan akhlak seorang pelajar tidak hanya terlihat dalam kehidupan nyata, tetapi juga tercermin dari perilakunya di dunia digital. Karena itu, peserta didik diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai kesopanan, tanggung jawab, kejujuran, dan saling menghormati ketika berinteraksi melalui berbagai platform media sosial.

Pembelajaran Aqidah Akhlak MTsN 1 Majalengka Padukan Presentasi dan Teknologi Digital

“Jangan sampai jari kita lebih cepat daripada pikiran. Sebelum mengunggah atau membagikan sesuatu, pastikan informasi tersebut benar, bermanfaat, dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain,” pesannya.

Selain membahas etika bermedia sosial, pembina upacara mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan media digital sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Media sosial, menurutnya, dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menyebarkan konten edukatif dan inspiratif.

Pelaksanaan upacara bendera berlangsung tertib dan khidmat. Para petugas dari kelas 8A menjalankan tugasnya dengan baik, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga rangkaian kegiatan lainnya.

Melalui amanat tersebut, diharapkan seluruh peserta didik MTsN 7 Majalengka semakin memahami bahwa kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan akhlak dan karakter. Menjadi generasi yang melek teknologi bukan hanya tentang mampu menggunakan media sosial, tetapi juga mampu menggunakannya secara cerdas, santun, aman, dan bertanggung jawab.

Kontributor: Suratman

SIGAP BAZNAS Jadi Sarana Siswa MTsN 11 Majalengka Menumbuhkan Kebiasaan Berinfak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *