Berita Daerah

Dukung Pengusulan Gelar Pahlawan K.H. Abbas Abdul Jamil, Pendidik MTsN 13 Majalengka Ikuti Seminar Nasional

Leuwimunding (Kemenag Majalengka) — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Majalengka menunjukkan komitmen nyata dalam merawat sejarah perjuangan bangsa dan meneladani nilainilai luhur para ulama. Melalui keterwakilannya, pendidik MTsN 13 Majalengka, Abdul Roup, S.Ag., menghadiri Seminar Nasional dan Bedah Buku Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional K.H. Abbas Abdul Jamil di Aula Gedung K.H. Abdul Chalim MA Unggulan Amanatul Ummah, Leuwimunding, Majalengka, Ahad (9/8/2026).

Kehadiran utusan madrasah tersebut dilaksanakan atas arahan Kepala MTsN 13 Majalengka, Drs. H. Sutisno, M.Pd.I., guna memenuhi undangan resmi dari Panitia Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional bekerjasama dengan Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP PERGUNU).

Kegiatan ilmiah kebangsaan ini menghadirkan dua pakar dan narasumber utama, yakni Ketua Umum PP PERGUNU sekaligus Pendiri MA Unggulan Amanatul Ummah, Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim, M.A., serta Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), Prof. Dr. Usep Abdul Matin, S.Ag., M.A., M.A., Ph.D.

Acara inti diisi dengan membedah buku karya sejarah bertajuk “Keperintisan, Keperjuangan & Kepahlawanan KH. ABBAS ABDUL JAMIL (1883–1947)”. Dalam pemaparan materi, diulas secara mendalam rekam jejak perjuangan K.H. Abbas Abdul Jamil sebagai sosok ulama sentral yang memimpin barisan kiai dan santri pada pertempuran bersejarah 10 November 1945 melawan Sekutu di Surabaya.

Berdasarkan hasil telaah mendalam TP2GP, K.H. Abbas Abdul Jamil resmi masuk dalam daftar 38 calon Pahlawan Nasional yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Bahkan, beliau menjadi salah satu kandidat dengan ketersediaan data historis berbasis sumber primer yang paling lengkap dan valid.

Tingkatkan Kedisiplinan Siswa, MTsN 8 Majalengka Gelar Upacara Bendera Rutin Hari Senin

Di sela-sela kegiatan, Ketua Umum PP PERGUNU, Prof. Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim, M.A., menegaskan pentingnya forum-forum ilmiah dalam mendekatkan sejarah perjuangan ulama kepada masyarakat luas.

“Publikasi dan edukasi secara masif melalui seminar nasional merupakan langkah penting agar rekam jejak perjuangan K.H. Abbas Abdul Jamil semakin dikenal dan memperkuat proses penganugerahan gelar Pahlawan Nasional,” ungkap Kiai Asep.

Secara terpisah, Kepala MTsN 13 Majalengka, Drs. H. Sutisno, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pengiriman tenaga pendidik dalam seminar kebangsaan ini bertujuan untuk memperluas wawasan sejarah, sekaligus menyerap keteladanan dari sosok ulama pejuang.

Sutisno menjelaskan bahwa pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada ruang seminar semata. Sebagai tindak lanjut, hasil pemikiran dan nilai-nilai sejarah tersebut akan didiseminasikan kepada seluruh warga madrasah, khususnya para siswa.

“Pengetahuan tentang rekam jejak perjuangan K.H. Abbas Abdul Jamil diharapkan dapat menanamkan jiwa nasionalisme, keikhlasan, dan semangat pengabdian yang tinggi di lingkungan MTsN 13 Majalengka,” ujar Sutisno.

Guru MTsN 8 Majalengka Ikut Lestarikan Legenda Daerah Lewat Literasi

Melalui keikutsertaan aktif ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan pendidikan karakter berbasis keteladanan ulama di lingkungan madrasah. Selain itu, kegiatan ini turut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi K.H. Abbas Abdul Jamil, guna memperkokoh nilai kebangsaan dan kualitas layanan edukasi di bawah naungan Kementerian Agama.

editor: D.Win

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *