Berita Daerah
Beranda » Berita » KUA Rajagaluh Gelar Bimbingan Perkawinan : Bekali Calon Pengantin Mewujudkan Keluarga Sakinah

KUA Rajagaluh Gelar Bimbingan Perkawinan : Bekali Calon Pengantin Mewujudkan Keluarga Sakinah

Majalengka (KEMENAG) – Dalam upaya nyata memperkuat ketahanan keluarga dan membentengi institusi pernikahan dari risiko perselisihan, Kantor Urusan Agama (KUA) Rajagaluh kembali melaksanakan program pembinaan mental dan spiritual melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra-Nikah bagi Calon Pengantin Angkatan ke-XXXIV pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan pembekalan intensif yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Rabu (20/5/2026) ini bertempat di Balai Nikah KUA Rajagaluh dan diikuti dengan penuh antusias oleh puluhan pasangan calon pengantin di wilayah setempat.

Kegiatan strategis ini dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Rajagaluh, H. Cece Moh Ihya, S.Ag. Turut hadir mendampingi guna memberikan pengayaan materi lintas sektoral, jajaran narasumber ahli yang kompeten di bidangnya, antara lain Fasilitator Bimwin H. Abdul Aziz, S.Ag., perwakilan tenaga kesehatan dari Puskesmas Rajagaluh Hj. Tati, STr.Keb., serta perwakilan dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Rajagaluh, Luchy Pratamy, S.Farm.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala KUA Rajagaluh, Cece Moh Ihya secara lugas menekankan bahwa bimbingan perkawinan bukan sekadar regulasi formalitas atau pemenuhan syarat administratif belaka sebelum akad nikah dilaksanakan. Ia mengingatkan para peserta bahwa kegiatan ini merupakan investasi ilmu yang sangat krusial, mengingat dinamika kehidupan berumah tangga membutuhkan kesiapan yang matang dari segala aspek.

“Tujuan utama dari penyelenggaraan Bimwin ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan, pemahaman mendalam, serta keterampilan hidup (life skills) yang praktis kepada para calon pengantin. Kami berharap, sepulang dari kegiatan ini, para peserta memiliki kesiapan mental dan spiritual untuk membangun keluarga yang kokoh, sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta dianugerahi kemampuan untuk mengelola setiap riak konflik dengan bijak dan dewasa,” ujar Cece dalam arahannya.

Lebih lanjut, sepanjang jalannya program, para peserta disajikan materi multi-sektor yang dikemas secara komprehensif. Pada sesi pertama, Abdul Aziz, mengupas tuntas mengenai dinamika psikologi keluarga, teknik manajemen konflik, serta pentingnya pemenuhan kebutuhan spiritual antar-pasangan. Tak kalah penting, narasumber kesehatan Tati, memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, urgensi pemeriksaan kesehatan pra-nikah (pre-marital check-up), serta langkah preventif dalam pencegahan stunting (tengkes) demi melahirkan generasi masa depan yang sehat. Sementara dari sudut pandang ketahanan sosial, Luchy Pratamy, memaparkan strategi pengelolaan ketahanan ekonomi keluarga serta penerapan pola asuh anak yang baik di era digital.

Peringatan Harkitnas ke-118, Kemenag Majalengka Gaungkan Semangat Kedaulatan Digital dan Perlindungan Tunas Bangsa

“Mari kita bangun komitmen bersama sejak awal melangkah. Dengan membekali diri melalui fondasi keagamaan yang kuat, menjaga kesehatan fisik dan reproduksi, serta merencanakan tata kelola ekonomi keluarga secara matang, insyaallah mahligai rumah tangga yang dibangun akan mendatangkan keberkahan dan mampu bertahan di tengah derasnya tantangan zaman,” ungkap para narasumber di sela-sela sesi diskusi interaktif yang dinamis.

Melalui kegiatan bimbingan perkawinan yang dilaksanakan secara konsisten, terukur, dan berkala ini, diharapkan seluruh calon pengantin di wilayah Kecamatan Rajagaluh tidak hanya unggul secara kesiapan hukum negara, tetapi juga memiliki moralitas yang kokoh dalam mengarungi kehidupan baru. Langkah edukatif ini sekaligus menjadi komitmen jangka panjang KUA Rajagaluh dalam berkontribusi menekan angka perceraian dan menciptakan keluarga berkualitas di Kabupaten Majalengka.

Di akhir acara, Kepala KUA Rajagaluh beserta jajaran fasilitator diagendakan memberikan penguatan moral secara khusus, sekaligus memotivasi seluruh pegawai dan peserta untuk senantiasa menjaga keharmonisan, integritas diri, serta nilai-nilai luhur perkawinan demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera lahir dan batin.

Kontributor : Endang Mu’min

Tekan Angka Perceraian, 30 Catin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Kadipaten

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *