Talaga (KEMENAG) — Guna menyelaraskan pola pembinaan karakter dan meningkatkan kedisiplinan peserta didik baru, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 1 Majalengka memaparkan berbagai program strategis kesiswaan. Sosialisasi program tersebut disampaikan dalam Rapat Orang Tua/Wali Murid Kelas X Tahun 2026 di Aula MAN 1 Majalengka, Senin (31/8/2026).
Rangkaian acara diawali dengan pemaparan implementasi inovasi digital berupa sistem absensi face recognition yang terintegrasi langsung dengan aplikasi Fingerspot.io. Melalui teknologi ini, orang tua dapat memantau kedisiplinan dan kehadiran siswa secara real-time. Selain itu, dipaparkan pula rencana Perkemahan Bersama Ekstrakurikuler di Buper Lebak Barat, Desa Girimulya, Kec. Banjaran pada 2–4 September 2026 sebagai sarana pembentukan kemandirian, pengenalan beragam opsi ekstrakurikuler madrasah, penegakan tata tertib seragam dan perizinan, hingga penekanan pengawasan pergaulan peserta didik.
Penyelenggaraan pemaparan program kesiswaan ini dirancang untuk membangun kesepahaman antara pihak madrasah dan para orang tua dalam mengawal tumbuh kembang siswa. Melalui ruang ekstrakurikuler dan kedisiplinan yang terstruktur, peserta didik diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki nilai disiplin, kepemimpinan, dan tanggung jawab.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 1 Majalengka, Ade Rahayu Wahidin, S.Pd., menegaskan pentingnya komitmen siswa dalam menekuni pilihan ekstrakurikuler serta mematuhi tata tertib madrasah.
“Anak-anak tidak hanya kita dorong fokus pada pelajaran akademik, tetapi juga diarahkan memilih ekstrakurikuler sesuai minat dan bakatnya. Setelah memilih, mereka dituntut aktif dan bertanggung jawab karena di sinilah karakter seperti disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan dibentuk,” ujar Ade.
Lebih lanjut, beliau memohon kerja sama dan keterlibatan aktif para orang tua dalam mendampingi serta mengawasi aktivitas anak di rumah.
“Kami memohon kerja sama bapak dan ibu dalam mendampingi pengawasan anak di rumah, mulai dari pembatasan gawai, media sosial, pergaulan, hingga kedisiplinan ibadah shalat dan waktu belajar. Penegakan aturan perizinan di madrasah juga butuh komitmen bersama agar anak-anak tidak meninggalkan jam pelajaran untuk urusan yang tidak mendesak,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Bidang Kesiswaan MAN 1 Majalengka bersama para wali kelas akan memantau secara berkala rekapitulasi kehadiran digital dan keaktifan ekstrakurikuler tiap siswa serta membuka saluran komunikasi intensif dengan pihak orang tua.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara orang tua/wali murid dan madrasah dalam mengawasi perkembangan anak, baik saat berada di sekolah maupun di luar sekolah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembinaan kesiswaan dan layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar