Berita Kemenag
Beranda » Berita » Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Hadiri Pentas Seni Santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja Tahun 2026

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Hadiri Pentas Seni Santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja Tahun 2026

Jatiwangi (KEMENAG) – Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, H. Ade Firmansyah, S.Sos.I, M.Pd.I, secara resmi menghadiri kegiatan puncak Pentas Seni Santri Pondok Modern Darussalam Sukaraja Tahun 2026. Acara berlangsung meriah di Gedung Serba Guna Desa Sukaraja Kulon, Rabu (22/7/2026).

Mengusung tema “Kreativitas Tanpa Batas, Berakhlak Mulia: Menebar Kebaikan Lewat Seni”, kegiatan ini menjadi wadah unjuk bakat bagi ratusan santri dari tingkat dasar hingga menengah atas yang menempuh pendidikan di lembaga tersebut. Dalam pentas ini, santri menampilkan berbagai pertunjukan mulai dari tari Saman, pembacaan puisi islami, nasyid, teater edukatif, Sonekad dan kerajinan tangan buatan sendiri.

Kasi PD Pontren, Ade Firmansyah memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengembangan bakat seni sangat penting diimbangi dengan nilai-nilai agama agar santri tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tetapi juga berbudi luhur.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Sukaraja Ustadz H. Zakiyaman, M.Pd.I menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari pihak Kantor Kementerian Agama yg dihadiri oleh Kepala Seksi PD.Pontren. Ia menjelaskan bahwa pentas seni ini merupakan agenda tahunan yang dirancang sebagai sarana pembelajaran nyata, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antar warga pondok dan masyarakat sekitar.

“Pendidikan di pesantren tidak cukup hanya dengan transfer ilmu agama dan ilmu umum. Seni adalah bagian dari pembentukan karakter, agar santri terlatih berani berkreasi, menghargai karya, dan menyampaikan pesan kebaikan melalui cara yang indah. Inilah profil santri yang kita harapkan: cerdas, kreatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai keislaman,” ujar Zakiyaman.

Delapan Penyuluh Agama Islam Majalengka Ikuti Uji Kompetensi Kenaikan Pangkat Nasional

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan kualitasnya dan menjadi inspirasi bagi pondok pesantren lain di wilayah Kabupaten Majalengka.

Acara ditutup dengan Penampilan Seni dan kesenian dari santri-santri Darussalam Sukaraja.

Kontributor : Adi Nur Ibadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *