Rajagaluh (KEMENAG) – MTsN 12 Majalengka secara resmi menyelenggarakan Ujian Madrasah (UM) Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai parameter utama kelulusan bagi siswa kelas IX. Mengusung semangat transformasi digital, ujian yang berlangsung selama lima hari ini dilaksanakan sepenuhnya menggunakan moda daring berbasis website, mulai Senin (4/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026).
Kegiatan dipusatkan di kampus MTsN 12 Majalengka yang berlokasi di Jalan Jatilanggong No. 02, Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Pada tahun ini, tercatat sebanyak 147 peserta mengikuti ujian dengan rincian 70 siswa laki-laki dan 77 siswa perempuan yang terbagi ke dalam beberapa ruang ujian.
Kepala MTsN 12 Majalengka, Dr. Amin Ridwan, S.Ag., M.Pd.I, menyatakan bahwa inovasi berbasis teknologi ini merupakan langkah konkret madrasah dalam beradaptasi dengan dinamika pendidikan modern. Ia menekankan bahwa aspek kenyamanan dan integritas menjadi fokus utama dalam pelaksanaan tahun ini.
“Alhamdulillah, kegiatan Ujian Madrasah dapat kami selenggarakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan suasana aman, tertib, terkendali, dan nyaman.
Adapun Ujian Madrasah di madrasah kami menggunakan moda daring berbasis website guna memastikan efisiensi dan transparansi hasil,” ujar Amin saat meninjau pelaksanaan ujian.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa UM bukan sekadar agenda tahunan untuk menggugurkan kewajiban administratif, melainkan sebuah instrumen evaluasi strategis bagi tenaga pendidik maupun siswa.
“Tujuan dan harapan adanya Ujian Madrasah ini adalah untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, sekaligus sebagai bahan evaluasi terhadap proses pembelajaran di madrasah kami selama tiga tahun terakhir. Dengan demikian, kami dapat menghantarkan mereka dengan bekal kompetensi yang matang menuju jenjang sekolah berikutnya (SLTA),” pungkasnya.
Senada dengan hal tersebut, Panitia Pelaksana Suhanda, S.Pd. melaporkan bahwa kesiapan infrastruktur digital menjadi kunci kelancaran kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa sebelum hari pelaksanaan, pihaknya telah melakukan simulasi intensif untuk meminimalisir kendala teknis pada server maupun perangkat yang digunakan siswa.
“Kami telah memastikan seluruh sistem pendukung, mulai dari kestabilan jaringan internet hingga aksesibilitas website ujian, berada dalam kondisi prima. Fokus kami adalah memastikan tidak ada siswa yang terkendala masalah teknis, sehingga mereka bisa berkonsentrasi penuh pada substansi soal,” ungkap Suhanda.
Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan di bawah koordinasi panitia berjalan dengan lancar dan kondusif. Para siswa tampak antusias mengikuti ujian menggunakan perangkat digital mereka, menandai keberhasilan MTsN 12 Majalengka dalam mengimplementasikan ekosistem pendidikan berbasis teknologi.
Dengan terlaksananya ujian yang tertib dan inovatif ini, MTsN 12 Majalengka optimis dapat melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat pendidikan yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat posisi institusi sebagai pelopor digitalisasi madrasah di wilayah Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar