Bandung (KEMENAG) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat kembali menggelar kegiatan rutin “Mengaji dan Belajar Bahasa Arab” secara virtual melalui platform Zoom, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 1000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag se-Jawa Barat ini menjadi wujud komitmen peningkatan kompetensi keagamaan dan intelektual pegawai.
Hadir dalam agenda tersebut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., beserta jajaran Kepala Bidang (Kabid) dan para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., turut hadir secara virtual. Ia menekankan pentingnya agenda rutin ini sebagai sarana penguatan spritual sekaligus profesionalisme ASN.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan investasi rohani bagi kita semua. Dengan memahami tafsir dan mendalami bahasa Arab, ASN Kemenag diharapkan memiliki landasan pemahaman agama yang lebih kokoh, yang pada akhirnya akan tercermin dalam pelayanan publik yang lebih berintegritas dan berkualitas,” ujar Euis saat dikonfirmasi usai acara.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, H. Yayan Herdiana, M.Ag. Dalam paparannya, ia menyoroti keutamaan waktu subuh sebagai momentum spiritual yang strategis.

“Subuh ini bukan hanya proses pergantian siang dan malam, melainkan memiliki rahasia besar terkait dimensi spiritual dan psikologis. Di waktu inilah para malaikat menyaksikan hamba-Nya yang beribadah. Mudah-mudahan, amal ibadah kita saat ini menjadi jembatan emas turunnya keberkahan bagi kita semua, serta menjadikan Kementerian Agama terus maju dan dampaknya dirasakan oleh masyarakat,” tutur Yayan.
Inti kajian kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Tafsir Surat Al-Baqarah ayat 58 oleh KH. Asep Badrujaman.
وَإِذْ قُلْنَا ادْخُلُوا هَذِهِ الْقَرْيَةَ فَكُلُوا مِنْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ رَغَدًا وَادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُولُوا حِطَّةٌ نَغْفِرْ لَكُمْ خَطَايَاكُمْ وَسَنَزِيدُ الْمُحْسِنِينَ .(٥٨
“Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman, “Masuklah ke negeri ini (Baitulmaqdis), maka makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. Masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah, “Bebaskanlah kami (dari dosa-dosa kami), “niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu, dan Kami akan menambah (karunia) bagi orang-orang yang berbuat kebaikan”.

Dalam penjelasan yang mengalir, ia membedah makna ketaatan dan rasa syukur.
“Ayat ini menjelaskan tentang nikmat Allah yang diberikan kepada kaum Bani Israil. Allah memerintahkan mereka untuk memasuki Baitul Maqdis dengan penuh ketawadhuan dan mengucap hittah sebagai permohonan ampun. Pelajaran bagi kita adalah untuk selalu bersyukur. Jika kita memohon ampun dengan niat yang tulus, Allah tidak hanya mengampuni dosa kita, tetapi juga menambah kenikmatan dan pahala bagi mereka yang berbuat kebaikan,” ungkap Asep dalam pemaparannya.

Selain pendalaman tafsir, kegiatan ini juga mengagendakan sesi belajar Bahasa Arab yang dipandu oleh Hj. Siti Hurriyah dan H. Deden Farid. Sesi ini dirancang untuk membekali para ASN dengan kemampuan dasar bahasa Arab guna mendukung pemahaman literatur keagamaan yang lebih mendalam.
Antusiasme peserta yang mencapai 1000 orang lebih ASN menunjukkan semangat tinggi dalam menuntut ilmu. Melalui sinergi kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN Kemenag di Jawa Barat dapat terus meningkatkan standar pelayanan yang berbasis pada nilai-nilai keislaman yang moderat dan cerdas.
Kontributor : Endang Mu’min


Komentar