Jatiwangi (Kemenag) — Anggota ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (PKS) MTsN 2 Majalengka mengikuti latihan praktik 12 Gerakan Pengaturan Lalu Lintas (Gatur Lantas) pada Rabu (9/9/2026). Latihan yang dibina oleh Didin Rohidin, S.Sos.I., M.Pd.I. tersebut menjadi bagian dari pembekalan keterampilan sekaligus pembentukan disiplin dan kekompakan anggota PKS.
Dalam latihan kali ini, anggota baru mendapatkan praktik 12 gerakan gatur lantas secara langsung. Kegiatan tersebut dipandu oleh Neng Nazha, siswa kelas IX F, yang dipercaya untuk melatih anggota PKS baru. Melalui praktik tersebut, anggota diperkenalkan pada gerakan-gerakan dasar pengaturan lalu lintas yang membutuhkan ketepatan gerak, perhatian, dan koordinasi antaranggotanya.
Latihan tidak hanya menekankan kemampuan setiap siswa dalam menguasai gerakan, tetapi juga bagaimana seluruh anggota dapat melakukan gerakan secara serempak sebagai satu regu. Kekompakan menjadi bagian penting karena ketepatan dan keindahan gerakan gatur lantas sangat bergantung pada kemampuan anggota untuk mengikuti aba-aba dan menyesuaikan gerakan dengan anggota lainnya.
Pembina PKS MTsN 2 Majalengka, Didin Rohidin, S.Sos.I., M.Pd.I., berharap latihan tersebut dapat memberikan dampak pada kedisiplinan sekaligus kemampuan bekerja sama para anggota.
“Harapannya, anggota PKS bisa meningkatkan kedisiplinan dan kerja sama regu. Melalui latihan ini, siswa belajar menghargai waktu, menaati aturan, dan memiliki tata krama yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Menurut Didin, kerja sama regu juga menjadi hal yang tidak kalah penting dalam latihan 12 gerakan gatur lantas. Setiap anggota perlu mengesampingkan ego pribadi agar dapat bergerak secara kompak dan mencapai tujuan bersama.
“Keindahan 12 gerakan gatur lantas hanya bisa dicapai jika semua anggota kompak, sehingga melatih ego siswa agar bisa bekerja sama demi tujuan bersama,” lanjutnya.
Latihan tersebut menjadi pengalaman awal bagi anggota PKS baru untuk memahami bahwa keterampilan dalam kegiatan PKS tidak hanya berkaitan dengan kemampuan individu. Ketepatan, kedisiplinan, kepatuhan terhadap aba-aba, dan kemampuan bekerja sama menjadi satu kesatuan yang perlu dibangun melalui latihan secara berkelanjutan.
Melalui pembinaan tersebut, anggota PKS MTsN 2 Majalengka diharapkan semakin terampil dalam menjalankan tugas sekaligus memiliki karakter disiplin dan mampu bekerja sama dalam regu. Keterampilan yang diperoleh melalui latihan juga menjadi bekal bagi siswa untuk menerapkan sikap tertib, tanggung jawab, dan menghargai aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Rika Gayatri


Komentar