Talaga (KEMENAG) — Sebanyak 30 anggota ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Majalengka mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bertema “Mengenal Penyakit dan Akibatnya”. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026) di Ruang Kelas X 7 ini digelar guna menggembleng pemahaman para siswa terkait pola hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini.
Rangkaian kegiatan diklat diawali dengan pembukaan formal, disusul penyampaian materi interaktif dari para narasumber, serta sesi diskusi. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua PMR MAN 1 Majalengka, Shinta Aprillia, menyampaikan materi dasar mengenai jenis-jenis penyakit yang rentan menyerang usia remaja beserta dampak buruknya bagi kesehatan.
Selanjutnya, Pembina UKS MAN 1 Majalengka, Juju Juariah, S.Pd., M.A.P., memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai langkah pencegahan dan peran vital anggota PMR sebagai agen kesehatan di lingkungan madrasah.

Dalam arahannya, Juju Juariah menegaskan pentingnya peran kader PMR dalam membangun budaya hidup sehat.
“Melalui materi penanganan dan pemahaman penyakit ini, para anggota PMR diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi pelopor serta penolong pertama bagi teman-teman di lingkungan madrasah maupun masyarakat luas,” ujar Juju.
Sebagai tindak lanjut dari diklat ini, para peserta direncanakan akan menerapkannya secara langsung melalui agenda aksi edukasi kesehatan secara berkala kepada seluruh siswa MAN 1 Majalengka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin bersemangat dalam menjalankan aktivitas ekstrakurikuler PMR serta mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pembinaan siswa di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar