Ligung ( KEMENAG ) — Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung, H. Mahmud Ro’i, SEI., menginstruksikan seluruh karyawan yang tidak melaksanakan tugas Work From Home (WFH) untuk mengenakan pakaian batik pada Jumat, (2/10/2026).
Instruksi tersebut merupakan bentuk partisipasi KUA Ligung dalam memperingati Hari Batik Nasional sekaligus sebagai upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.
H. Mahmud Ro’i menyampaikan bahwa mengenakan batik bukan sekadar mengikuti ketentuan dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya bangsa.

“Batik merupakan warisan budaya yang harus kita lestarikan. Dengan mengenakan batik hari ini, kita turut mengingatkan masyarakat bahwa setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional,” ungkap H. Mahmud Ro’i.
Selain menginstruksikan penggunaan pakaian batik, Kepala KUA Ligung juga mengajak seluruh karyawan untuk turut menyemarakkan Hari Batik Nasional melalui media sosial masing-masing. Para karyawan diminta memposting ucapan selamat Hari Batik Nasional sebagai bentuk kampanye positif sekaligus edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat, termasuk mengajak generasi muda agar semakin mengenal, mencintai, dan ikut melestarikan batik sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.
“Semoga melalui momentum Hari Batik Nasional ini, kita semakin mencintai budaya Indonesia dan bersama-sama menjaga serta melestarikannya agar tetap dikenal oleh generasi mendatang,” pungkasnya.
Kontributor: Maman Sulaeman


Komentar
Bangga menjadi Indonesia