Berita Daerah KUA
Beranda » Berita » Tegakkan Syariat dan Jangkau PMI, KUA Jatitujuh Gelar Dakwah Digital Bahas Fitrah Manusia

Tegakkan Syariat dan Jangkau PMI, KUA Jatitujuh Gelar Dakwah Digital Bahas Fitrah Manusia

Jatitujuh (KEMENAG) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, memanfaatkan ruang digital sebagai sarana pembinaan keagamaan lintas negara. Melalui siaran langsung di akun TikTok resmi KUA Jatitujuh pada Kamis (6/8/2026), majelis ilmu virtual bertema “Menjaga Fitrah Manusia: Bahaya Perilaku LGBT dalam Perspektif Syariat” tersebut berhasil menjangkau ratusan warga negara Indonesia (WNI), termasuk para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di mancanegara.

Tercatat sedikitnya 214 akun secara interaktif mengikuti jalannya kajian keislaman tersebut. Para penonton tidak hanya berasal dari wilayah Majalengka dan sekitarnya, tetapi juga mencakup para pekerja migran yang berada di Jepang, Abu Dhabi, Malaysia, Taiwan, hingga Mesir. Kehadiran pemirsa global ini membuktikan bahwa batas geografis dan perbedaan zona waktu tidak lagi menjadi penghalang dalam pemenuhan kebutuhan pembinaan rohani.

Kepala KUA Kecamatan Jatitujuh, H. Iwan Ridwan, Lc., selaku narasumber utama menekankan pentingnya membentengi diri dan keluarga dengan ajaran Islam di tengah derasnya arus perubahan sosial di era digital. Dalam paparannya, ia mengulas secara mendalam pandangan syariat Islam terkait pentingnya memelihara fitrah penciptaan manusia serta dampak buruk perilaku penyimpangan seksual seperti LGBT.

“Sebagai umat Islam, kita berkewajiban menjaga fitrah yang telah Allah tetapkan. Penyampaian ajaran agama hendaknya dilakukan dengan hikmah, memperkuat keimanan, mengajak kepada kebaikan, serta menghormati martabat setiap manusia sesuai dengan nilai-nilai Islam,” ujar Iwan di sela-sela penyampaian materinya.

Lebih lanjut, Iwan memaparkan bahwa materi kajian disajikan secara sistematis berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah. Selain mengupas aspek hukum syariat, ia juga mengajak masyarakat untuk memperkokoh ketahanan keluarga, memperkuat pendidikan keagamaan anak sejak dini, serta meningkatkan ketakwaan pribadi sebagai benteng moral.

MTsN 7 Majalengka Perkuat Budaya Bersih melalui Geber Jumat

Pemanfaatan media sosial TikTok oleh KUA Jatitujuh menjadi salah satu bentuk inovasi pelayanan publik di bidang keagamaan. Langkah ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan dakwah Islam yang menyejukkan, persuasif, dan edukatif, khususnya bagi warga negara Indonesia yang sedang berjuang mencari nafkah maupun menempuh pendidikan di luar negeri.

Melalui mimbar digital ini, KUA Jatitujuh berkomitmen untuk terus menghadirkan konten-konten keislaman yang substantif, membangun kesadaran kolektif, serta mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai religius di mana pun mereka berada.

Kontributor: Ahmad Satori

MTsN 7 Majalengka Serahkan Bingkisan BAZNAS kepada Dua Siswa Berprestasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *