Berita Daerah

Sinergi Dua Generasi, LATGAB Marching Band MTsN 7 Majalengka dan SMAN Jatitujuh Asah Skill dan Kekompakan Siswa

Jatitujuh (KEMENAG) — Ekstrakurikuler Marching Band MTsN 7 Majalengka terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kekompakan peserta didik. Salah satunya melalui Latihan Gabungan (LATGAB) bersama Marching Band SMAN Jatitujuh yang berlangsung di Lapang Olahraga SMAN Jatitujuh, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi kedua satuan pendidikan untuk membangun sinergitas sekaligus memperluas pengalaman peserta didik dalam bidang marching band. Para siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar bersama, bertukar pengalaman, serta mengasah kemampuan teknik permainan alat musik, musikalitas, kekompakan, disiplin, dan kreativitas.

Pembina Marching Band MTsN 7 Majalengka, Iis Nuraisah, S.H.I., mengatakan bahwa LATGAB menjadi sarana bagi para anggota untuk memperoleh pengalaman dan wawasan baru melalui proses belajar bersama.

“Latihan gabungan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk menambah kreativitas dan skill baru. Mereka dapat belajar secara langsung melalui pengalaman dan teknik yang dimiliki oleh kakak-kakak dari SMAN Jatitujuh,” ujarnya.

Menurut Iis, interaksi antara siswa MTs dan SMA dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda. Siswa tidak hanya berlatih secara teknis, tetapi juga belajar membangun komunikasi, mengikuti arahan, menjaga kekompakan, dan menyesuaikan diri dalam sebuah tim.

MTsN 1 Majalengka Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW, Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan LATGAB tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan sekolah lain merupakan salah satu langkah positif untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan ekstrakurikuler sekaligus mengembangkan potensi peserta didik.

“Ini merupakan terobosan dalam meng-upgrade skill anak-anak ekskul Marching Band MTsN 7 Majalengka. Dengan bersinergi dan belajar bersama sekolah lain, khususnya dengan senior di tingkat SMA, diharapkan kemampuan mereka semakin berkembang,” ungkapnya.

Dedi menambahkan, kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya berorientasi pada pencapaian kemampuan teknis. Lebih dari itu, proses latihan secara konsisten dapat menjadi media pendidikan karakter bagi peserta didik, terutama dalam menanamkan kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus belajar.

LATGAB Marching Band MTsN 7 Majalengka bersama SMAN Jatitujuh diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan latihan bersama, tetapi menjadi awal dari terjalinnya sinergitas yang berkelanjutan antarsatuan pendidikan. Transfer pengalaman dari siswa tingkat SMA kepada siswa MTs diharapkan mampu memperkaya kemampuan dan wawasan anggota marching band.

Melalui kolaborasi tersebut, Marching Band MTsN 7 Majalengka diharapkan semakin terampil, kreatif, disiplin, kompak, dan mampu menunjukkan prestasi pada berbagai kesempatan mendatang.

MTsN 14 Majalengka Jadi Tuan Rumah Pembubaran Panitia Kontingen PORSENI Jabar

Kontributor: Iis Nuraisah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *